Konten dari Pengguna

Pengertian, Makna dan Lawan Kata Gemuk dalam Bahasa Indonesia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Lawan Kata Gemuk. Sumber: www.pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Lawan Kata Gemuk. Sumber: www.pixabay.com

Lawan kata gemuk mungkin menjadi sebuah pertanyaan soal bahasa Indonesia yang cukup mudah untuk dijawab, namun sebenarnya banyak pemahaman yang dapat dikembangkan dari pernyataan ini. Sebelum menentukan jawaban sebelumnya harus mengetahui apa itu lawan kata, apa arti gemuk sehingga lawan katanya dapat ditentukan dengan tepat.

Antonim adalah hubungan semantik antara dua buah satuan ujaran yang maknanya menyatakan kebalikan, pertentangan, atau kontras antara yang satu dengan yang lainnya. Lebih sederhana, antonim adalah suatu kata yang berlawanan makna dengan kata lain. Antonim disebut juga dengan lawan kata.

Lawan Kata Gemuk

Ilustrasi Lawan Kata Gemuk. Sumber: www.pixabay.com

Lawan kata merupakan bentuk kata yang memiliki makna berlawanan dengan suatu kata. Hal ini selaras dengan definisi lawan kata atau antonim yang dijelaskan dalam buku berjudul "Sari Kata Bhs. Indonesia & EYD: Ejaan Yang Disempurnakan" yang disusun oleh Cherly Suatman Triwarsih, ‎Poppy Ayu Lestari (2014: 127).

Setelah mengetahui apa itu lawan kata atau antonim, berikut arti dan makna kata gemuk yang perlu dipahami agar dapat menemukan lawan katanya.

Gemuk adalah keadaan yang terjadi apabila kuantitas fraksi jaringan lemak tubuh dibandingkan berat badan total lebih besar dari pada normal. Menurut Ensikopedi, Obesitas ialah kelebihan berat badan sebagai akibat dari penimbunan lemak tubuh yang berlebihan.

Sedangkan menurut KBBI gendut adalah besar dan seakan-akan bergantung (tentang perut). Secara umum, gendut merupakan suatu kata yang menggambarkan keadaan fisik seseorang yang mengalami kelebihan berat badan

Dari penjelasan di atas antonim kata “gemuk” ialah “kurus”. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata “gemuk” berarti tambun atau besar karena banyak dagingnya. Adapun kata “kurus” berarti kurang berdaging atau tidak gemuk.

Kurus adalah kondisi kurangnya berat badan dibandingkan dengan tinggi badan. Orang yang kekurusan memiliki berat badan yang tidak proporsional dengan tinggi badan. Seseorang tergolong kurus (underweight) ketika memiliki nilai indeks massa tubuh (IMT) kurang dari 18,5.

Dengan makna yang saling bertolak belakang maka dapat disimpulkan antonim atau lawan kata gemuk adalah benar kurus.

Jenis-Jenis Antonim dalam Bahasa Indonesia

Ada beberapa jenis kata berantonim, di antaranya:

  • Antonim kembar, yaitu antonim yang melibatkan pertentangan antara dua kata. Contoh: hidup dan mati

  • Antonim majemuk, yaitu antonim yang melibatkan pertentangan antara banyak kata. Contoh: Sepatu itu tidak hijau. Kalimat itu mencakup pengertian bahwa sepatu itu putih, sepatu itu cokelat, dan sebagainya.

  • Antonim gradual, yaitu pertentangan dua kata dengan melibatkan beberapa tingkatan. Contoh: Rumah itu sederhana. Contoh kalimat di atas bisa bermakna: nggak mewah dan sangat sederhana.

  • Antonim hierarkis, yaitu pertentangan antara kata-kata yang maknanya berada dalam posisi bertingkat. Contoh: Januari-Februari-Maret, April, dan sebagainya.

  • Antonim relasional, yaitu pertentangan antara dua buah kata yang kehadirannya saling berhubungan. Contoh: adik-kakak

Baca Juga: Lawan Kata atau Antonim Fana dalam Bahasa Indonesia

Demikian penjelasan mengenai pengertian, makna dan lawan kata gemuk. Semoga cukup memberikan informasi yang bermanfaat dalam memperluas pembendaharaan kata bahasa Indonesia. (NDA)