Pengertian Masyaallah dan Penggunaannya dalam Kehidupan Sehari-Hari

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Umat islam harus mengetahui pengertian masyaallah dan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dari ungkapan masyaallah adalah untuk mengakui bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak Allah SWT.
Masyaallah merupakan salah satu kalimat thayyibah bahasa Arab. Masyaallah berarti "Inilah yang dikehendaki oleh Allah". Hal ini merujuk pada lafaz utuhnya yaitu "Hadzaa maa syaa Allah".
Pengertian Masyaallah
Dikutip dari buku Airo-Bamus, Marhaban Sigalingging (2023, 90), masyaallah memiliki arti terjadi atas kehendak Allah SWT. Masyaallah adalah apa yang dikehendaki Allah yang digunakan untuk menyatakan perasaan heran, sayang, dan juga keterkejutan.
Masyaallah juga tertuang dalam dalam aya 39. Berikut bunyi dan artinya.
وَلَوْلَآ إِذْ دَخَلْتَ جَنَّتَكَ قُلْتَ مَا شَآءَ ٱللَّهُ لَا قُوَّةَ إِلَّا بِٱللَّهِ ۚ إِن تَرَنِ أَنَا۠ أَقَلَّ مِنكَ مَالًا وَوَلَدًا
Walau laa iz dakhalta jannataka qulta maa syaa`allaahu laa quwwata illaa billaah, in tarani ana aqalla mingka maalaw wa waladaa
Artinya:
"Dan mengapa kamu tidak mengatakan waktu kamu memasuki kebunmu, 'Maasyaallaah, laa quwwata illaa billaah' (sungguh atas kehendak Allah semua ini terwujud, tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah). Sekiranya kamu anggap aku lebih sedikit darimu dalam hal harta dan keturunan."
Penggunaan Masyaallah dalam Kehidupan Sehari-Hari
Masyaallah diucapkan saat seseorang memuji hal-hal indah yang diciptakan oleh Allah SWT. Tidak hanya itu saja, masyaallah juga bisa digunakan saat akan berdoa mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Selain itu masyaallah juga sebagai ungkapan rasa syukur yang dirasakan. Berikut contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
1. Melihat atau Mengalami Sesuatu yang Menakjubkan
Contohnya, ketika seseorang melihat matahari terbenam yang mempesona. Orang tersebut dapat mengatakan, "Masyaallah, keindahannya sungguh memukau."
2. Menyaksikan Prestasi atau Keberhasilan Sesama Manusia.
Contohnya, ketika seseorang melihat orang lain mencapai prestasi akademik yang luar biasa atau mengukir prestasi di bidang seni. Orang tersebut dapat mengucapkan, "Masyaallah, pencapaiannya sangat membanggakan."
3. Ungkapan Kagum Terhadap Sifat atau Karakteristik Baik dari Seseorang.
Contohnya, ketika seseorang menunjukkan sifat-sifat mulia seperti kebaikan hati, kesabaran, atau ketulusan. Orang tersebut bisa mengucapkan, "Masyaallah, kebaikannya sungguh luar biasa."
4. Pengingat untuk Selalu Mengenang Keagungan dan Kebesaran Allah
Dengan mengucapkan masyaallah, seseorang mengakui bahwa setiap keindahan atau keajaiban yang ditemui adalah tanda kebesaran Allah. Masyaallah harus dilakukan dengan tulus dan penuh keikhlasan.
Baca juga: Kisah Kehidupan Nabi Adam a.s. dan Hawa di Surga hingga ke Bumi
Itulah pengerti masyaallah dan penggunaannya di kehidupan sehari-hari. Semoga umat Islam semakin memahami bahwa keindahan dan keajaiban yang ada di sekitar merupakan kebesaran dari Allah Swt. (Gin)
