Pengertian Mushaf dan Perbedaannya dengan Al-Quran

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apakah Anda pernah mendengar kata Mushaf saku atau Mushaf Al-Quran? Lantas apa itu Mushaf dan apa perbedaannnya dengan Al-Quran.
Pengertian Mushaf
Banyak umat Muslim yang masih bingung akan Mushaf dan Al-Quran. Bahkan sampai terdapat anggapan bahwa Mushaf adalah Al-Quran.
Dikutip dari buku Sejarah Singkat Penulisan Mushaf Al-Qur'an karya Ust. Cece Abdulwaly (2021), kata Mushaf terbentuk dari kata shahifah. Shahifah merupakan kulit berwarna keputihan atau lembaran/lempengan tipis yang biasa ditulis dengan tulisan. Sementara secara bahasa, Mushaf yang berasal dari kata ma ushhifa memiliki arti lembaran yang berisi tulisan yang diapit dua sampul.
Munculnya Mushaf merupakan kekhawatiran para sahabat nabi setelah meninggalnya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dan terjadinya perang Yamamah yang banyak merenggut para hafidz.
Kemudian pada masa khalifah Abu Bakar ash Shiddiq mengundang Zaid bin Tsabit untuk menjadi pemimpin dalam rangka mengumpulkan lembaran ayat-ayat Al-Quran menjadi satu kesatuan. Namun Tsabit menolaknya karena hal tersebut tidak pernah diajarkan Nabi Muhammad shallallhu ‘alaihi wa salla.
Abu Bakar memberikan pemahaman kepada Tsabit dan beliau pun menyetujui ide tersebut. Akan tetapi hal tersebut bukan perkara mudah. Bahkan Zaid bin Tsabit mengandaikan lebih mudah untuk memindahkan gunung daripada mengumpulkan ayat Al-Quran dalam satu kesatuan.
Sepeninggal Abu Bakar ash Shiddiq, misi ini terus berlanjut sampai ke khalifah Utsman bin Affan. Namun terjadi perselisihan dari berbagai daerah terkait penyusunan Al-Quran. Sebagaimana yang dijelaskan dalam sebuah hadist,
Hudzaifah ibn al-Yaman datang kepada Utsman ibn Affan. la memimpin penduduk Syam dan Iraq dalam penaklukan Armenia dan Azerbaijan. Hudzaifah merasa khawatir dengan perselisihan mereka (pasukaannya) mengenai qira'ah. Maka beliau berpesan kepada Utsman: “Wahai pemimpin kaum Muslimin, selamatkanlah umat ini sebelum mereka berselisih mengenai Kitab, sebagaimana yang telah terjadi kepada Yahudi dan Nasrani”. Utsman pun kemudian mengirim utusan kepada Hafshah dengan berpesan: “Kirimkanlah kepada kami shuhuf (lembaran- lembaran). Kami akan menyalin ke dalam mushaf-mushaf dan nantinya akan kami kembalikan kepadamu”. Selanjutnya Hafshah mingirimkan shuhuf kepada 'Utsman, yang kemudian memerintahkan Zaid ibn Tsabit radhiyallahu anhu, Abdullah ibn al-Zubair radhiyallahu anhu, Sa'id ibn al-'Ash dan 'Abdurrahman ibn al-Harits ibn Hisyam radhiyallahu anhu untuk menyalinnya di dalam beberapa Mushaf. Utsman mengatakan kepada tiga orang Quraisy dalam kelompok itu: “Apabila kalian berlainan pendapat dengan Zaid mengenai al-Qur'an, maka tulislah dalam dialek Quraisy, sebab al-Qur'an diturunkan dalam bahasa mereka”. Selanjutnya mereka mengerjakan, sehingga setelah menyalin suhuf tersebut di dalam mushat-mushaf, Utsman mengembalikan mushaf tersebut kepada Hafshah. Setelah itu, Utsman mengirim mushaf yang telah mereka salin itu ke setiap daerah, dan ia memerintahkan agar selain al- Qur'an, semua lembaran atau mushaf dibakar. (HR. Bukhari no. 4987)
Perbedaan Mushaf dengan Al-Quran
Para ulama memberikan berbagai pendapat berkaitan dengan permasalahan yang satu ini. Namun terdapat salah satu pendapat yang banyak disetujui banyak ulama, yakni yang dijelakan oleh Muhammad Ali ash Shabuni dalam kitabnya yang berjudul al-Tibyaan Fi Ulum Al Qur’an karya Muhammad Ali ash Shabuni (1985),
Kalam Allah yang diturunkan bagi Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam seabagai penutup para nabi melalui perantara Jibril yang tertulis dalam Mushaf-mushaf dan sampai pada kita melalui jalur Mutawatir yang membacanya dinilai ibadah dan urutannya dimulai dari Surah Al Fatihah Hingga Surah An Nas. Sendangkan Mushaf adalah suatu lembaran-lembaran terjilid yang menhimpun ayat-ayat suci Al-Quran secara urut dan utuh.”
Singkatnya Al-Quran merupakan ayat-ayat Allah SWT melalui media yang berupa Mushaf.
Itulah penjelasan tentang pengertian Mushaf dan perbedaannya dengan Al-Quran. Semoga informasi di atas bermanfaat. (MZM)
