Pengertian Observasi, Tujuan, dan Manfaatnya dalam Ilmu Pengetahuan

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Istilah observasi mungkin sudah cukup akrab dalam kehidupan kita sehari-hari, terutama dalam ilmu pengetahuan. Namun apakah Anda tahu pengertian observasi yang sesungguhnya? Apakah Anda tahu untuk apa kegiatan observasi dilakukan dan apa saja manfaat yang didapatkan dengan melakukan observasi?
Pengertian Observasi dalam Ilmu Pengetahuan
Bila diartikan secara umum, pengertian observasi adalah suatu kegiatan pengamatan terhadap suatu objek yang dilakukan dengan cermat dan secara langsung di lokasi berbagai jenis penelitian. Kegiatan tersebut biasanya juga disertai dengan pencatatan sistematis mengenai gejala-gejala yang diteliti.
Namun, observasi juga bisa didefinisikan sebagai suatu tindakan atau proses yang dilakukan dalam mengamati sesuatu atau seseorang secara cermat. Tujuannya adalah untuk mendapatkan informasi atau membuktikan kebenaran suatu penelitian yang sudah dilakukan.
Tujuan Observasi
Observasi dilakukan tentunya dengan berbagai tujuan tertentu. Mengutip buku Evaluasi Pembelajaran Sejarah, B. Fitri Rahmawati, Syahrul Amar, Universitas Hamzanwadi Press, 2020, tujuan dari dilaksanakannya kegiatan observasi antara lain adalah:
Untuk menggambarkan suatu objek yang berhubungan dengan objek penelitian lainnya, melalui pengamatan dengan menggunakan panca indera.
Untuk mendapatkan kesimpulan mengenai objek yang diamati yang akan disusun dalam sebuah laporan yang relevan dan bermanfaat.
Untuk mendapatkan suatu data atau informasi yang dapat dibagikan kepada pihak lain dalam bentuk karya ilmiah atau non-ilmiah.
Baca Juga: Kriteria Objek yang Diamati dalam Pembuatan Teks Laporan Hasil Observasi
Manfaat Observasi
Beberapa manfaat yang bisa didapatkan dengan adanya kegiatan observasi adalah:
Dapat dikonfirmasi dengan hasil penelitian.
Deskripsi yang ada dalam kegiatan observasi dapat digunakan untuk menjelaskan atau memperkirakan mengenai dunia nyata.
Agar bisa memungkinkan orang lain untuk menafsirkan hasil penemuan dan bagaimana akan diinterpretasikan.
Bisa menjelaskan mengenai suatu peristiwa dan dapat diuji kualitasnya, serta menimbulkan spekulasi tentang peristiwa tersebut dalam aturan nyata.
Dapat mencatat berbagai indikasi yang kadang tidak nyata.
Dapat mencatat keadaan yang tidak dapat direplikasikan dalam suatu eksperimen.
Dapat mencatat suatu kejadian atau peristiwa secara kronologis dan berurutan.
Dapat dikombinasikan dengan menggunakan sistem lainnya.
Dari penjelasan tadi, bisa kita simpulkan bahwa definisi observasi adalah salah satu teknik pengumpulan data yang sejalan dan sesuai dengan tujuan penelitian atau penyelidikan.
Kegiatan observasi biasanya perlu direncanakan lebih dulu dan dicatat secara sistematis, agar bisa dikendalikan keandalannya (reliabilitas) dan kesahihannya (validitas). (DNR)
