Pengertian Paragraf Argumentasi, Ciri-Ciri, dan Polanya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam pelajaran Bahasa Indonesia, terdapat materi mengenai paragraf argumentasi. Pengertian paragraf argumentasi adalah paragraf yang isinya bertujuan untuk membuktikan kebenaran dengan fakta atau data.
Paragraf argumentasi ini biasanya dapat ditemui dalam karangan atau tulisan. Tulisan yang menggunakan paragraf argumentasi berisi pembuktian, sehingga nantinya tulisan tidak hanya berisi omong kosong belaka.
Pengertian Paragraf Argumentasi dan Ciri-Cirinya
Pengertian paragraf argumentasi secara sederhana adalah karangan yang isinya membuktikan kebenaran tentang suatu hal. Sementara itu, dikutip dari buku Bahasa Indonesia 1: SMA Kelas X, Sutarni dan Sukardi (2008), paragraf argumentasi adalah paragraf berisi pendapat disertai alasan kuat dan masuk akal.
Paragraf argumentasi ditulis dalam suatu karangan bukan tanpa sebab. Paragraf ditulis karena bertujuan untuk mempengaruhi hingga meyakinkan pembaca untuk memahami atau melakukan sesuatu yang sesuai dengan maksud penulis.
Paragraf argumentasi memiliki ciri-ciri yang membedakannya dengan jenis paragraf lainnya. Apa saja ciri-cirinya?
Paragraf argumentasi isinya berupa penjelasan tentang pendapat, gagasan, maupun keyakinan yang ditulis oleh penulis.
Paragraf argumentasi ditulis berdasarkan fakta yang dilengkapi data.
Saat memberikan pendapat harus menyertakan data berupa angka, gambar, grafik, dan lainnya.
Sumber berasal dari pengalaman, hasil penelitian, atau bahan bacaan yang telah divalidasi.
Diakhiri dengan kesimpulan serta kalimat penutup yang dapat memperkuat argumentasi.
Pola Pengembangan dalam Paragraf Argumentasi
Pola pengembangan paragraf argumentasi ditentukan dari cara pengambilan sumber data. Berikut penjelasan tentang pola pengembangan paragraf argumentasi.
1. Paragraf Argumentasi Sebab-Akibat
Pola pengembangan pertama adalah sebab-akibat. Seperti namanya, pendapat pada paragraf ini akan diawali dengan menyampaikan sebab, kemudian baru di akhiri dengan pernyataan mengenai akibat dari sebab.
Selain sebab-akibat, pola ini juga dapat menggunakan akibat-sebab. Biasanya pola paragraf ini menggunakan kata hubung “dengan demikian”, “oleh sebab itu”, dan “karena itu”.
2. Paragraf Argumentasi Perbandingan
Paragraf argumentasi perbandingan biasanya disusun berdasarkan anggapan jika suatu hal dibandingkan akan lebih kuat dari yang lain.
3. Paragraf Argumentasi Persamaan
Sementara paragraf argumentasi persamaan akan disusun berdasarkan prinsip persamaan dalam penarikan kesimpulan. Prinsip persamaan tersebut secara logika tak bisa disangkal.
4. Paragraf Autoritas
Pola ini disusun didasarkan oleh pendapat seorang ahli atau orang yang terkenal. Pendapat tersebut akan digunakan sebagai keputusan akhir atau penyelesaian.
5. Paragraf Kesaksian
Pola ini disusun berdasarkan kesaksian orang yang pernah mengalami, mencoba, atau merasakan sesuatu. Paragraf ini tidak bisa disangkal, hal itu karena telah ada pembuktiannya.
Baca juga: Paragraf Deskriptif: Pengertian, Jenis, dan Contohnya
Demikian pengertian paragraf argumentasi dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Agar dapat menguasai materi tersebut, cobalah untuk membuat paragraf argumentasi sederhana yang singkat. Selamat mencoba! (FAR)
