Pengertian Paralelisme dan Contohnya dalam Bahasa Indonesia

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Paralelisme adalah salah satu majas dalam Bahasa Indonesia diantara banyak gaya bahasa lainnya. Mempelajari majas itu sangat menarik karena menumbuhkan kreativitas berbahasa.
Penguasaan berbagai majas membuat tulisan atau ucapan seseorang lebih diperhatikan. Ketrampilan berbahasa banyak manfaatnya. Karena itu, simak pembahasan tentang majas paralelisme di artikel ini.
Paralelisme: Salah Satu Majas dalam Bahasa Indonesia
Dikutip dari Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) dan Pembentukan Istilah, Tim BIP, (2021:167), majas paralelisme adalah majas perulangan dalam satu kalimat yang tersusun dalam baris yang berbeda. Majas ini bisa ditemui dalam kalimat biasa dan puisi.
Majas paralelisme merupakan salah satu bagian dari majas penegasan. Sedangkan majas penegasan itu sendiri adalah gaya bahasa yang berfungsi untuk menegaskan suatu pernyataan tertulis atau suatu hal pada lawan bicara.
Karena bersifat tegas, maka majas penegasan sering memunculkan kesan idealis, bahkan provokatif. Kesan ini juga tampak pada majas paralelisme.
Majas paralelisme dalam puisi ada 2 macam, yaitu:
Anafora, yang merupakan pengulangan kata di awal tiap baris puisi.
Epifora, yang merupakan pengulangan kata di akhir tiap baris puisi.
Contoh Majas Paralelisme
Majas paralelisme dapat ditemui dalam kalimat maupun puisi. Berikut contoh-contoh pada keduanya.
Contoh majas paralelisme dalam kalimat.
Dengan atau tanpa harta orang tuanya, dia akan tetap menikahi gadis itu.
Laki-laki dan perempuan memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan setinggi cita-citanya.
Tiket angkutan darat dan udara sama-sama terjual habis untuk mudik Lebaran minggu depan.
Pemilik dan karyawan sama-sama ingin usaha kerupuk ini maju karena itu mereka sepakat untuk berdamai.
Seharusnya susah senang ditanggung bersama-sama seperti kesepakatan awal.
B. Contoh majas paralelisma dalam puisi.
Kau adalah permataku
Kau adalah harapanku
Kau adalah hidupku
kau adalah pelitaku
Kau adalah hidupku
Waktuku hanya untukmu
Terjagaku hanya untukmu
Tidurku hanya untukmu
Tabahku hanya untukmu
Semua yang kumiliki hanya untukmu.
Baca juga: Pengertian Majas Alusio dan Contoh Kalimatnya
Demikianlah penjelasan bahwa paralelisme adalah salah satu majas dalam bahasa Indonesia. Pengetahuan tentang majas ini akan sangat bermanfaat jika dipraktikkan. (LUS)
