Pengertian Perdagangan Bebas dan Dampaknya bagi Suatu Negara

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Arus globalisasi terjadi dalam segala bidang, termasuk dalam bidang ekonomi, khususnya perdagangan. Saat ini terdapat istilah perdagangan bebas. Pengertian perdagangan bebas adalah sistem perdagangan antarnegara yang bebas, terbuka, dan tanpa hambatan.
Perdagangan bebas membawa beragam dampak untuk perekonomian suatu negara. Mulai dari dampak positif hingga dampak negatif, semuanya tercipta.
Pengertian Perdangangan Bebas
Pengertian perdagangan bebas adalah suatu mekanisme transaksi perdagangan antarnegara yang meniadakan hambatan tarif maupun hambatan nontarif di antara negara-negara dalam suatu kawasan yang menyepakati.
Hal tersebut berdasarkan buku Aspek Hukum Dari Perdagangan Bebas: Menelaah Kesiapan Indonesia dalam Melaksanakan Perdagangan Bebas, Ida Susanti& Bayu Seto (Ed.), (2003: 173).
Sementara itu, dikutip dari buku Perdagangan Internasional karya Wahono Diphayana, (2018) perdagangan bebas merupakan konsep perdagangan yang didasarkan pada prinsip-prinsip ekonomi liberalisme, yang menganggap bahwa perdagangan internasional dapat memberikan manfaat ekonomi yang besar bagi negara-negara yang terlibat dalam perdagangan tersebut.
Konsep ini mengacu pada sistem perdagangan antarnegara yang tidak terhalang oleh hambatan, seperti tarif bea cukai, kuota impor, atau subsidi. Perdagangan bebas membuat aliran barang, jasa, modal, dan tenaga kerja secara bebas di antara negara-negara yang terlibat.
Dampak Perdagangan Bebas pada Negara dan Masyarakat
Serupa mata uang, konsep perdagangan bebas memiliki dua sisi. Ada sisi baik atau dampak positif, ada pula sisi buruk atau dampak negatif. Berikut ini contoh nyata dari dampak perdagangan bebas.
Dampak Positif
Ada banyak dampak positif yang bisa dirasakan dari adanya perdagangan bebas, antara lain sebagai berikut:
Dalam perdagangan bebas, produsen dan penjual memiliki kebebasan dalam menciptakan produk terbaik yang kompetitif. Oleh karena itu akan muncul sistem perdagangan yang lebih positif.
Peluang untuk mendapatkan investasi dan pendanaan dari pihak luar jauh lebih tinggi.
Mendukung kegiatan impor dan ekspor yang akan berpengaruh pada pendapatan negara.
Meningkatkan kualitas produk yang lebih baik lagi dan mampu bersaing dengan produk luar.
Mendukung kemajuan inovasi teknologi.
Dampak Negatif
Keberadaan perdagangan bebas tidak bisa terlepas dari dampak negatif. Berikut ini dampak negatif yang biasa muncul.
produk dalma negeri menjadi kalah saing karena kecenderungan masyarakat dalam lebih memilih produk impor yang lebih murah dan berkualitas dibandingkan produk dalam negeri.
Maraknya pekerja asing atau SDM asing yang bersaing dengan pekerja dalam negeri, memungkinkan meningkatnya angka pengangguran dalam negeri.
Eksploitasi sumber daya alam di dalam negeri. Hal ini karena peningkatan jumlah produksi sehingga produsen melakukan produksi massal dan menghasilkan banyak limbah yang akan mempengaruhi lingkungan.
Mudahnya produk dari luar negeri masuk membuat masyarakat Indonesia banyak yang lebih menyukai produk luar.
Perdagangan atau bebas akan membuat negara bergantung dengan negara maju.
Baca juga: Upaya yang Dapat Dilakukan UMKM agar Dapat Bersaing di Era Perdagangan Bebas
Dari penjelasan di atas dapat dipahami bahwa pengertian perdagangan bebas adalah sistem perdagangan tanpa hambatan. Sistem ini memiliki dampak negatif maupun positif bagi suatu bangsa dan masyarakat. (SASH)
