Pengertian Pergaulan Sehat dan Contohnya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Manusia sebagai makhluk sosial membutuhkan manusia yang lain. Ada interaksi yang timbul akibat kebutuhan tersebut. Jika dalam jangka waktu lama, terbentuklah lingkungan interaksi yang disebut pergaulan. Kepribadian dan perkembangan manusia sedikit banyak dipengaruhi oleh pergaulannya. Karena itu penting sekali memilih lingkungan pergaulan yang sehat. Pengertian pergaulan sehat perlu dipahami agar tidak terjerumus ke dalam pergaulan yang tidak baik.
Pengertian Pergaulan Sehat
Teori tentang pergaulan sering dihubungkan dengan remaja sehingga bisa ditemukan di dalam buku atau modul pembelajaran di sekolah. Salah satunya terdapat di dalam Materi Pembelajaran SMA PJOK tentang Pergaulan Sehat dan ditulis oleh Mochamammad Windarto yang diakses melalui https://sman3simpanghilir.sch.id/wadahfile/uploads/X_PJOK_KD-3.9_Final.pdf pada tanggal 31 Oktober2022.
Dalam laman itu disebutkan bahwa pergaulan adalah jalinan hubungan sosial antar individu yang berlangsung relatif lama sehingga terjadi saling mempengaruhi. Sedangkan pengertian pergaulan sehat adalah proses interaksi yang dilakukan oleh individu dengan individu, atau individu dengan kelompok dengan normal baik tubuh, jiwa dan kehidupan sosialnya.
Sebenarnya, hampir semua jenjang usia yang tidak mengalami hambatan komunikasi membutuhkan pergaulan. Pengertian pergaulan sehat tersebut bisa digunakan untuk jenjang usia di luar remaja.
Contoh Pergaulan Sehat
Dalam teori sosiologi, ada yang disebut tindakan pemilihan, yaitu tindakan seseorang dalam memilih atau menolak orang lain untuk masuk dalam lingkungan pergaulannya. Banyak contoh pergaulan sehat yang bisa ditiru, antara lain:
Kelompok belajar adalah contoh pergaulan sehat yang terbentuk karena kesamaan sekolah. Tidak semua anak mau membentuk kelompok belajar kecuali diharuskan oleh guru. Mendapatkan teman yang sama-sama suka belajar adalah suatu keberuntungan.
Kajian atau pengajian banyak dicari oleh para orangtua yang sudah mulai ditinggalkan anak-anaknya hidup mandiri. Mengisi kekosongan batin di lingkungan pergaulan yang mengajarkan keikhlasan adalah pilihan yang tepat.
Klub gowes merupakan contoh pergaulan sehat dalam arti harafiah. Bapak-bapak yang banyak tekanan pekerjaan dan banyak duduk bisa memilih lingkungan pergaulan ini agar badan dan pikiran segar kembali.
Pada masa setelah pandemi, pergaulan tidak lagi diartikan sebagai berkumpul secara tatap muka, melainkan juga secara daring. Banyak lingkungan pergaulan sehat yang bertemu melalui fasilitas zoom, whatsapp atau media sosial.
Pengertian pergaulan sehat sepertinya lebih mudah dipahami daripada dijalani. Namun, ini penting sekali untuk diusahakan karena akan mempengaruhi kepribadian dan perkembangan individu. (LUS)
