Konten dari Pengguna

Pengertian Populasi Sampel dan Teknik Pengambilan Sampel dalam Penelitian

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Populasi dan Teknik Pengambilan Sampel, sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Populasi dan Teknik Pengambilan Sampel, sumber: Unsplash

Populasi sampel dan teknik pengambilan sampel adalah istilah yang tidak asing dalam suatu penelitian ilmiah karena berkenaan dengan data yang akan diolah untuk mendapatkan hasil penelitian yang valid dan dapat dipercaya.

Dalam artikel kali ini akan diulas pengertian populasi sampel dan teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian yang bersumber dari buku dan jurnal penelitian, jadi jangan sampai terlewatkan, ya!

Populasi Sampel dan Teknik Pengambilan Sampel dalam Penelitian

Menurut Sugiyono dalam bukunya yang berjudul Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D tahun 2017, definisi populasi adalah sebagai berikut:

"Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas; obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya".

Masih dalam buku yang sama, pengertian sampel adalah sebagai berikut:

"Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Jika populasi besar, dan peneliti tidak mungkin mempelajari semua yang ada pada populasi, misalnya karena keterbatasan dana, tenaga dan waktu, maka peneliti dapat menggunakan sampel yang diambil dari populasi itu".

Setelah mengetahui pengertian dari populasi dan sampel, berikut ini adalah penjelasan dari teknik pengambilan sampel:

Menurut Djarwanto PS dan Subagyo dalam bukunya yang berjudul Statistik Induktif. Edisi 4 tahun 2000, ada 2 cara pengambilan sampel yaitu random sampling dan non random sampling.

  1. Random Sampling merupakan teknik pengambilan sampel di mana semua individu dalam populasi baik secara sendiri-sendiri atau bersama-sama diberi kesempatan yang sama untuk dipilih sebagai anggota sampel, dengan cara undian, cara ordinal dan cara randomisasi.

  2. Non Random Sampling adalah cara pengambilan sampel yang tidak semua anggota populasi diberi kesempatan untuk dipilih dengan sampel, melalui quota sampling, purposive sampling, area sampling, proporsioal sampling, stratified sampling, double sampling dan combined sampling.

Peneliti bisa menggunakan salah satu atau keduanya untuk memastikan hasil penelitiannya lebih baik datanya. (adelliarosa)

Baca juga: Pengertian Teknik Pengambilan Sampel Accidental Sampling