Pengertian Puasa Syawal setelah Idul Fitri dan Keutamaannya

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puasa sunnah yang dilakukan enam hari setelah hari raya Idul Fitri adalah puasa Syawal. Dalam ajaran Islam, selain puasa wajib di bulan Ramadan terdapat pula puasa sunah yang dapat dikerjakan umat Muslim, seperti puasa Syawal itu sendiri.
Puasa Syawal memiliki banyak keutamaan bagi umat Muslim yang mengerjakannya. Salah satu keutamaannya adalah menggenapkan ganjaran berpuasa setahun penuh.
Puasa yang Dilakukan Enam Hari setelah Hari Raya Idulfitri serta Keutamaannya
Puasa yang dilakukan enak hari setelah hari raya Idulfitri adalah puasa Syawal. Menurut buku Fikih Madrasah Tsanawiyah Kelas VIII oleh H. Ahmad Ahyar dan Ahmad Najibullah (2019: 73), tata cara puasa Syawal pada dasarnya sama dengan tata cara pelaksanaan puasa wajib, tetapi berbeda pada niatnya. Bacaan niat puasa Syawal adalah sebagai berikut.
Nawaitu shauma gadin fi syahrisy-syawwali sunnatan lilahi ta'ala
Artinya: Saya niat puasa besok hari pada bulan Syawal, sunnah karena Allah Ta'ala.
Menurut situs jabar.nu.or.id, idealnya puasa sunnah Syawal enam hari itu dilakukan persis setelah Idufitri yakni pada 2-7 Syawal. Namun, orang yang berpuasa di luar tanggal tersebut, sekalipun tidak berurutan, tetap mendapat keutamaan puasa Syawal seakan puasa wajib setahun penuh.
Salah satu keutamaan puasa Syawal adalah menggenapkan puasa setahun penuh. Seperti yang dijelaskan dalam hadits berikut ini.
Nabi Muhammad Saw bersabda, "Barangsiapa yang berpuasa Ramadan kemusian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka sia berpuasa seperti setahun penuh." (HR Muslim)
Cara Melaksanakan Puasa Syawal
Menurut buku Puasa Wajib dan Puasa Sunnah, Agus Tarsono (2021: 69), ada empat cara melakukan puasa Syawal. Berikut keempat cara tersebut.
Puasa dilakukan selama enam hari.
Lebih utama dilaksanakan sehari setelah Idulfitri, tetapi tidak mengapa jika diakhirkan asalkan masih di bulan Syawal.
Lebih utama dilakukan secara berurutan tetapi tidak apa-apa jika dilakukan secara tidak berueutan.
Usahakan untuk menunaikan qadha puasa terlebih dahulu agar memperoleh ganjaran puasa setahun penuh. Dan ingatlah puasa Syawal adalah puasa sunnah sedangkan qadha Ramadan adalah wajib. Ibadah wajib semestinya lebih didahulukan daripada yang sunnah.
Baca juga: Pahala Puasa Syawal dan Hikmah Mengamalkannya
Demikian ulasan tentang puasa sunnah yang dilakukan enam hari setelah hari raya Idulfitri, yaitu puasa Syawal, beserta keutamaan dan cara mengerjakannya. Semoga bermanfaat. (IND)
