Pengertian Puisi, Jenis-Jenis, dan Contohnya dalam Berbagai Tema

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puisi merupakan salah satu jenis karya sastra yang masih eksis sekarang ini. Bahkan sudah banyak penyair terkenal di Indonesia maupun dunia yang sajaknya sangat populer. Lantas, sebenarnya apa pengertian puisi itu sendiri?
Meski kerap ditemukan dalam berbagai teks bacaan maupun dalam materi pelajaran bahasa Indonesia, tetapi banyak orang yang kesulitan dalam menjabarkan definisi dari puisi. Hal inilah yang membuat sebagian orang jadi tidak bisa mengkategorikan contoh puisi sesuai jenisnya.
Pengertian Puisi dan Jenis-Jenisnya
Mengutip dari buku Strategi Ampuh Memahami Makna Puisi: Teori Semiotika Michael Riffaterre dan Penerapannya, Kodrat Eko Putro Setiawan dan Andayani (hal 1), pengertian puisi adalah ragam karya sastra yang di dalamnya terdapat peristiwa kebahasaan yang tersaring dengan murni untuk mengekspresikan kepribadian dalam bentuk yang tepat dan selaras dengan watak yang diungkapkannya.
Adapun jenis-jenis puisi yang perlu diketahui adalah sebagai berikut.
Puisi lama, yakni puisi yang dihasilkan sebelum abad ke-20 serta memiliki sejumlah aturan dan bermakna yang sering digunakan saat upacara adat.
Puisi baru, yakni karya sastra berisi ungkapan perasaan dan pikiran dengan menggunakan bahasa yang memperhatikan irama, penyusunan lirik, dan makna.
Puisi kontemporer, yakni puisi yang selalu berusaha menyesuaikan perkembangan zaman atau keluar dari ikatan konvensional.
Contoh Puisi dari Berbagai Tema
Berikut adalah beberapa contoh puisi dari berbagai tema yang menarik untuk disimak.
1. Aku Ingin Karya Sapardi Djoko Damono
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
2. Cinta Tanpa Tanda Karya Sujiwo Tejo
Telah ku tandakan semesta cintaku
kau tandaskan cinta tanpa tanda
Kuhasratkan isyarat sahaja
kau isyaratkan pintaku terlampau
terlampau berprasyarat cintaku
Kau isyaratkan cinta tanpa tanda
Berulang berbulan berwewinduan (kurindu)
Kupejam kutajamkan asah rasa (kubaca tanda)
Mata kubutakan terawangku hanya dengan rasa (kubaca tanda)
Kuping hidung lidah rabaanku pun telah kuenyahkan (kubaca tanda)
Tipu daya panca indrapun telah tuntas kusingkirkan (kubaca tanda)
Kutandai kurasai semesta yang tak kasat mata
Katamu kumasih jadi budak pancaindra yang membuatku terkecoh
Baca Juga: Pengertian Struktur Fisik Puisi dan Struktur Batin Puisi
Demikian ulasan singkat tentang pengertian puisi, jenis, dan contohnya yang menarik untuk dipelajari. (Anne)
