Konten dari Pengguna

Pengertian, Rumus, dan Contoh Bunga Majemuk

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bunga majemuk adalah. Sumber: pexels/pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bunga majemuk adalah. Sumber: pexels/pixabay

Bunga majemuk adalah bunga yang dihitung dengan menggabungkan pinjaman pokok ditambah bunga dari periode sebelumnya. Dengan kata lain, bunga yang berbunga.

Pada setiap periode pembungaan, bunga yang baru ditambahkan kepada pokok pinjaman, dan jumlah inilah yang dibungakan untuk periode selanjutnya.

Mengenal Bunga Majemuk

Ilustrasi bunga majemuk adalah. Sumber: pexels/maitree rimthong

Mengutip buku Matematika SMK 2: Kelompok Bisnis dan Manajemen, Syamsuddin (2005), pengertian bunga majemuk adalah bunga yang timbul pada setiap akhir jangka waktu tertentu (tahun atau bulan) yang memengaruhi besarnya modal dan bunga pada setiap jangka waktunya.

Modal dan bunga semakin bertambah pada setiap jangka waktunya. Modal dan bunga pada tahun atau bulan berjalan tidak ada kaitannya lagi dengan modal dan bunga pada tahun atau bulan sebelumnya.

Perbedaannya dengan bunga tunggal, kalau bunga majemuk besar bunga pada setiap periode tidak sama, sedangkan bunga tunggal besar bunga pada setiap periodenya sama.

Hal-hal yang harus diperhatikan untuk menghitung bunga majemuk.

  1. Tentukan n

Menentukan n dengan melihat periode apa (per tahun/per bulan/per semester/per caturwulan/per triwulan) dari % suku bunga lalu dikaitkan dengan jangka waktunya.

Ilustrasi bunga majemuk adalah. Sumber: Matematika SMK 2: Kelompok Bisnis dan Manajemen, Syamsuddin (2005)
  1. Lihat Nilai n nya

  • Jika n bilangan bulat maka dapat menggunakan tabel bunga atau rumus.

  • Jika n bukan bilangan bulat maka hanya dapat menggunakan rumus.

Ada 2 macam perhitungan bunga majemuk yaitu nilai akhir modal dan nilai tunai modal.

Nilai akhir modal adalah suatu nilai modal yang diperhitungkan dengan suku bunga sampai jangka waktu tertentu.

Untuk menghitung nilai akhir modal sebagai berikut.

  1. Jika Menggunakan Tabel Bunga

Na = M x tabel I

Catatan: melihat tabel dasarnya i dan n.

  1. Jika Menggunakan Rumus

Na = M (l + i)n

Catatan: untuk perhitungan, i dibuat dalam desimal.

Keterangan:

  • Na = Nilai akhir

  • M = Modal awal

  • i = % suku bunga

  • n = jangka waktu

Contoh Soal Bunga Majemuk

Bunga majemuk. Sumber: pexels.com

Contoh soal bunga majemuk adalah sebagai berikut.

Suatu modal sebesar Rp100.000 dibungakan selama 5 tahun dengan bunga majemuk 5% per tahun. Tentukan nilai akhir modal tersebut!

Jawab:

Ditanya: Na (nilai akhir)

n = 5 -> bilangan bulat.

Dengan tabel bunga:

Na = 100.000

Na = 127.628,16

(1,27628156 lihat tabel I dengan i = 5% dan n = 5)

Dengan rumus:

Na = 100.000 (1 + 0,05)

Na = 127.628,16

Baca Juga: 3 Contoh Soal Bunga Majemuk dan Penyelesaiannya

Bunga majemuk adalah sistem bunga yang bisa ditemui dalam kehidupan perbankan sehari-hari. Semoga informasi ini dapat berguna untuk mengenal dengan sekilas apa itu bunga majemuk.(ARD)