Konten dari Pengguna

Pengertian Sholat Hajat dan Bacaan Niatnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi menjalankan sholat hajat. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menjalankan sholat hajat. Sumber: Unsplash

Sholat hajat adalah sholat sunnah yang dapat dikerjakan umat muslim ketika memiliki hajat atau keinginan tertentu. Biasanya sholat satu ini dilakukan umat muslim dengan tujuan memohon kepada Allah SWT agar keinginannya tersebut dapat segera diijabah atau dikabulkan oleh-Nya.

Dikutip dari buku Tata Cara Sholat Lengkap,Ustadz Hanafi (2005: 88), banyaknya jumlah rakaat yang bisa dikerjakan umat muslim saat sholat hajat adalah paling sedikit 2 rakaat atau hingga 12 rakaat setiap dua rakaat salam. Adapun waktu pelaksanaan sholat sunnah satu ini bisa dikerjakan kapanpun baik saat pagi, siang, ataupun malam hari, namun amalannya akan lebih utama jika dikerjakan pada malan hari sama seperti waktu pelaksanaan sholat tahajud, yakni pada sepertiga malam.

Niat Sholat Hajat yang Dapat Diamalkan Umat Muslim

Apabila memiliki hajat atau keinginan yang ingin segera dikabulkan oleh Allah SWT, maka umat muslim dapat mengerjakan sholat hajat sebagai bagian dari ibadah sunnah tersebut pada sepertiga malam nanti.

Adapun bacaan niat sholat hajat yang dapat diamalkan untuk mengerjakan sholat tersebut ialah sebagai berikut:

اُصَلِّى سُنَّةَ الْحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

Usholli sunnatal-haajati rok’atayni lillahi ta’aala

Artinya : "Saya berniat sholat sunnah hajat dua roka’at karena Allah Ta’aala"

Setelah mengetahui bacaan niat sholat hajat tadi, maka umat muslim bisa langsung melaksanakan dua rakaat sholat tersebut seperti biasa. Kemudian setelah selesai umat muslim bisa melanjutkan berdzikir dan bermunajat kepada Allah SWT terkait keinginan dan hajatnya masing-masing.

Agar ibadah sholat hajat tersebut bisa semakin afdhol, maka umat muslim juga bisa mengamalkan bacaan doa setelah sholat hajat berikut ini sebagaimana sunnah Rasulullah SAW:

لَاِلَهَ اِلَّااللهُ الْحَكِيمُ الْكَرِيمُ سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ. الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ اَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ وَالْغَنِيمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّوَالسَّلَامَةَ مِنْ كُلِّ اِثْمٍ لَا تَدَعْ لِى ذَنْبًا اِلَّا غَفَرْتَهُ وَلَا هَمًّا اِلَّافَرَّجْتَهُ وَلَاحَاجَةً اِلَّا هِيَ لَكَ رِضًااِلَّاقَضَيْتَهَا يَااَرْحَمَ الرَّحِمِينَ

Laa ilaaha illallaahul haliimul kariim subhaanallaahi rabbil ‘arsyil ‘adziim alhamdulillahi rabbil ‘aalamiin(a) as-aluka muujibaati rahmatika wa ‘azaa-ima maghfiratik(a) wal ghaniimata min kulli birrin was salaamata min kulli itsmin, laa tada’ lii dzanban illa ghafartah(u) wa laa hamman illa farrajtah(u) wa laa haajatan hiya laka ridhan illa qadhaitahaa yaa arhamar raahimiin

Artinya: “Tiada Tuhan selain Allah yang Maha Penyantun lagi Maha Mulia, Maha Suci Allah Tuhan yang memiliki Arsy yang agung, segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, aku memohon kepada-Mu hal-hal yang mendatangkan rahmat-Mu dan hal-hal yang mendatangkan ampunan-Mu, dan memperoleh keuntungan dari setiap kebaikan dan selamat dari segala dosa. Janganlah Engkau membiarkanku melakuakan dosa kecuali Engkau mengampuninya, dan tidak ada kebimbangan kecuali Engkau berikan jalan keluarnya, dan tidak ada suatu hajat pun yang Engkau ridhai melainkan Engkau kabulkan. Wahai Sang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.”

Dengan senantiasa menjalankan sholat hajat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, semoga kelak segala hajat dan keinginan umat muslim bisa segera terkabul ya! Aamiin ya rabbal ‘aalamiin. (HAI)