Pengertian Sifat Allah Qiyamuhu Binafsihi Beserta Dalilnya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Umat muslim baiknya tahu pengertian Qiyamuhu Binafsihi sebagai sifat wajib Allah. Allah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu hal di bumi ini tentu memiliki sifat wajib yang mutlak dimiliki Allah dan tidak dimiliki siapapun atau apapun di dunia ini.
Salah satu sifat wajib Allah adalah Qiyamuhu Binafsihi artinya berdiri dengan sendiri tanpa memerlukan bantuan. Untuk mengetahui lebih dalam lagi, simak ulasan mengenai pengertian Qiyamuhu Binafsihi sebagai sifat wajib Allah dan juga dalil yang menerangkannya berikut ini.
Pengertian Qiyamuhu Binafsihi dan Dalil yang Menjelaskannya
Qiyamuhu Binafsihi artinya berdiri sendiri. Salah satu sifat wajib Allah tersebut merupakan sifat yang menunjukkan bahwa Allah merupakan Dzat yang sempurna dan dapat berdiri sendiri tanpa membutuhkan bantuan dari siapapun atau bahkan apapun yang hidup di dunia ini.
Pemaparan mengenai sifat Allah Qiyamuhu Binafsihi artinya berdiri sendiri, dipaparkan secara rinci dalam buku Aqidah Islam, yang disusun oleh Yudi Irfan Daniel, Shabri Shaleh Anwar (2014:53) yang menjelaskan bahwa Qiyamuhu Binafsihi adalah sifat Allah yang Berdiri dengan Diri-Nya Sendiri, sedangkan lawan Qiyamuhu Binafsihi adalah Qiyamuhu Bighairihi yang berarti berdiri dengan bantuan yang lain.
Sifat Allah wajib Allah tersebut tentunya hanya dimiliki Allah dan mutlak dimiliki Allah. Sebagaimana yang disebutkan dalam Aqidah Akhlaq, yang ditulis oleh Taofik Yusmansyah (2008:24) yang menjelaskan bahwa sifat wajib bagi Allah adalah sifat yang harus ada pada Allah SWT dan bentuk kesempurnaan bagi Allah.
Dalam buku tersebut juga memaparkan bahwa sifat-sifat wajib tersebut hanya ada pada Allah dan tidak ada satu pun hal yang dapat menyerupai, menyamakan bahkan menandingi Allah SWT. Menurut jumhur ulama, sifat wajib Allah ada 20, salah satunya adalah qiyamuhu binafsihi. Sifat wajib Allah Qiyamuhu Binafsihi rupanya disebutkan dalam beberapa ayat dalam Alquran, yaitu:
1. QS. Al Isra Ayat 111
وَقُلِ ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ ٱلَّذِى لَمْ يَتَّخِذْ وَلَدًا وَلَمْ يَكُن لَّهُۥ شَرِيكٌ فِى ٱلْمُلْكِ وَلَمْ يَكُن لَّهُۥ وَلِىٌّ مِّنَ ٱلذُّلِّ ۖ وَكَبِّرْهُ تَكْبِيرًۢا
Artinya: “Dan katakanlah: ‘Segala puji bagi Allah Yang tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya dan Dia bukan pula hina yang memerlukan penolong dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya.’” (QS. Al-Isra: 111)
2. QS. Fathir Ayat 15
يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اَنْتُمُ الْفُقَرَاۤءُ اِلَى اللّٰهِ ۚوَاللّٰهُ هُوَ الْغَنِيُّ الْحَمِيْدُ
Artinya: Wahai manusia! Kamulah yang memerlukan Allah; dan Allah Dialah Yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu), Maha Terpuji. (Q.S. Fathir:15)
Penjelasan ringkas mengenai Qiyamuhu Binafsihi artinya berdiri sendiri sebagai salah satu sifat wajib Allah lengkap dengan dalil Alquran yang menjelaskannya dapat Anda pelajari untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. (DAP)
