Pengertian Simetri Lipat dan Simetri Putar dalam Pembelajaran Matematika

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada matematika, lingkaran adalah kurva tertutup sederhana yang memiliki titik-titik berjarak sama terhadap sebuah titik (pusat lingkaran). Adapun lingkaran sebagai bangun datar juga memiliki simetri lipat dan simetri putar. Tuliskan pengertian simetri lipat dan simetri putar dalam matematika!
Simetri lipat (simetri sumbu) merupakan jumlah lipatan yang membuat suatu bangun datar berimpit dengan dirinya sendiri, sedangkan simetri putar merupakan jumlah kemungkinan suatu bangun datar dapat diputar, sehingga menempati tepat bingkainya.
Nah, artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai simetri lipat dan putar sebagai pembelajaran.
Baca juga: Penjelasan Transformasi Bangun Datar dari Persegi ke Lingkaran
Tuliskan Pengertian Simetri Lipat dan Simetri Putar!
Sebuah bangun datar yang seimbang dikatakan bersifat simetri. Terdapat dua jenis simetri yang dikenal, yaitu simetri lipat dan simetri putar. Berikut penjelasannya dalam buku Siap Menghadapi Ujian Nasional SD 2009 yang ditulis oleh Wahono, dkk:
1. Simetri Lipat
Simetri lipat membagi sebuah bidang datar menjadi dua bagian secara tepat sama besar dengan cara melipatnya. Bangun yang memiliki simetri lipat adalah bangun yang simetris. Adapun simetris lipatnya disebut dengan sumbu simetris.
2. Simetri Putar
Pengertian simetri putar adalah banyaknya cara memutar bangun datar agar dapat menempati bingkainya jika bangun datar tersebut diputar sejauh satu putaran penuh.
Bangun yang diputar sekali dengan pusat putaran dan dapat menempati bingkainya (kembali ke posisi semula) dikatakan memiliki simetri putar tingkat 1. Bangun yang diputar dua kali dengan pusat putaran dan dapat menempati bingkainya (kembali ke posisi semula) dikatakan memiliki simetri putar tingkat 2. Demikian seterusnya.
Agar lebih jelas berikut adalah penjelasan beberapa bangun datar dengan jumlah simetri lipat dan simetri putar:
Persegi Panjang = 2 SL dan 2 SP
Persegi = 4 SL dan 4 SP
Belahketupat = 2 SL dan 2 SP
Layang-layang = 1 SL dan 1 SP
Jajargenjang = 0 SL dan 2 SP
Trapesium samakaki = 1 SL dan 1 SP
Lingkaran = tidak terhingga keduanya
Segitiga samasisi = 3 SL dan 3 SP
Segitiga samakaki = 1 SL dan 1 SP
Segilima beraturan = 5 SL dan 5 SP
Segienam beraturan = 6 SL dan 6 SP
Demikian jawaban dari pertanyaan tuliskan pengertian simetri lipat dan simetri putar! Semoga bermanfaat. (CHL)
