Konten dari Pengguna

Pengertian Sinamot dalam Pernikahan Adat Batak dan Faktor Penentunya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Apa Itu Sinamot, Foto Unsplash Beatriz Perez Moya
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apa Itu Sinamot, Foto Unsplash Beatriz Perez Moya

Pernikahan adat Batak merupakan pernikahan yang dilakukan oleh masyarakat dari daerah Sumatra Utara. Pernikahan ini cukup unik karena adanya sinamot sebagai syarat pernikahan. Itulah mengapa, masyarakat Suku Batak dan suku lain yang masih berhubungan dengan suku tersebut perlu memahami apa itu sinamot.

Selain memahami definisinya, mereka juga harus memahami faktor-faktor penentunya. Dengan demikian, mereka bisa mempersiapkan diri dengan lebih baik sebelum menyelenggarakan pernikahan dengan adat Batak.

Apa Itu Sinamot dalam Adat Batak?

Ilustrasi Apa Itu Sinamot, Foto Pexels Robert Lens

Jadi, apa itu sinamot dalam adat Batak? Mengutip buku Serat Kehidupan, Ade Cahyadi, dkk (2021:117), sinamot (ada juga yang menyebutnya tuhor) merupakan sejenis mahar adat yang menjadi kebiasaan masyarakat Batak.

Mahar adat (sinamot) ini berlaku kepada seluruh laki-laik yang ingin mempersunting perempuan dari Suku Batak, tak terkecuali laki-laki dari suku lain.

Sinamot menjadi tanda bahwa laki-laki tersebut benar-benar ingin menjadikan seorang perempuan Batak sebagai istri. Keberadaan sinamot sendiri hukumnya wajib dan tidak bisa ditawar.

Sinamot diberikan sebelum pernikahan digelar. Nantinya, uang ini akan dimanfaatkan untuk membiayai pesta resepsi dan hal-hal lain yang masih berkaitan, misalnya kain ulos, kado, dan lain-lain. Namun, sinamot tidak boleh dimanfaatkan untuk memenuhi keinginan lain selain pesta pernikahan.

Faktor Penentu Sinamot

Ilustrasi Apa Itu Sinamot, Foto Unsplash Mufid Majnun

Tidak ada besaran tertentu terkait berapa uang sinamot yang harus dibayar oleh pihak laki-laki karena perlu dirundingkan oleh keluarga dari kedua belah pihak hingga mencapai kesepakatan. Namun pada umumnya, ada beberapa hal yang bisa mempengaruhi besaran sinamot tersebut, seperti:

  1. Tingkat pendidikan dari calon mempelai perempuan

  2. Status sosial keluarga dari pihak perempuan

  3. Pekerjaan yang dimiliki oleh calon mempelai perempuan

  4. Fisik dari calon mempelai perempuan

  5. Jarak rumah antara kedua calon mempelai

Oleh sebab itu, pria yang ingin menikahi perempuan Batak perlu mengetahui latar belakang dari perempuan tersebut. Dengan demikian, ia bisa memperkirakan sinamot yang harus dibayar kepada keluarganya.

Baca juga: 7 Prosesi yang Perlu Dipersiapkan dalam Pernikahan Adat Batak

Demikian ulasan mengenai apa itu sinamot dalam bahasa Batak serta berbagai faktor penentunya. Semoga dapat membantu masyarakat terutama pria yang ingin mempersunting gadis Batak. (LOV)