Pengertian, Sinonim Paradigma, dan Jenis-Jenisnya dalam Penelitian

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bicara soal paradigma, sebagian orang pasti akan tertuju pada kerangka berpikir seseorang. Khususnya terkait dengan penelitian. Menariknya, dalam bahasa Indonesia, ternyata ada banyak sinonim paradigma yang dapat diketahui.
Sedangkan dalam penelitian sendiri, terdapat banyak jenis paradigma yang bisa digunakan oleh seorang peneliti. Lantas, sebenarnya apa yang dimaksud dengan istilah paradigma itu sendiri?
Sinonim Paradigma dan Jenis-Jenisnya dalam Penelitian
Mengutip dari laman kbbi.web.id, kata paradigma memiliki arti daftar semua bentukan dari sebuah kata yang memperlihatkan konjugasi dan deklinasi kata tersebut; model dalam teori ilmu pengetahuan; kerangka berpikir.
Sedangkan untuk sinonim paradigma dalam bahasa Indonesia antara lain sebagai berikut.
Pola, arketipe, cermin, contoh, ideal, model, prototipe, sablon, corak, desain, figur, motif, ornamen, patron, ragam, ragi, warna, organisasi, sistem, bangun, bentuk, format, rupa, anutan, spesimen, teladan, acuan, ala, cara, gaya, jenis, kopi, lagam, lagu, langgam, miniatur, potongan, replika, tipe, tiruan, versi, matriks, bagan, kerangka, eksemplar, abstrak, hipotesis, konseptual, teoretis, transendental, kamil, komplet, lengkap, sempurna, carik, helai, lembar, kaca, kaca muka, mirat, reflektor, bayangan, citra, gambaran, pantulan, refleksi, representasi, purwarupa, dan referensi.
Kemudian dalam penelitian, terdapat beberapa jenis paradigma yang bisa menjadi pilihan peneliti sesuai dengan topik penelitian yang dilakukan. Berikut penjelasan lengkapnya.
Paradigma positivistik, yakni paradigma yang berfokus yang pada pengamatan dan pengukuran secara ilmiah dengan tujuan mencari kebenaran yang objektif.
Paradigma konstruktivis, yakni paradigma yang menekankan bahwa realitas sosial adalah hasil dari konstruksi bersama antara individu dalam suatu kelompok sosial yang berbeda, tergantung dari sudut pandang masing-masing.
Paradigma interpretatif, yakni paradigma yang memahami realitas sosial sebagai hasil dari interpretasi makna yang diberikan oleh individu dan kelompok.
Paradigma kritis, yakni paradigma yang mengkritisi tentang kekuasaan dan struktur sosial yang ada dengan tujuan untuk mencari keadilan sosial dan pembebasan.
Paradigma feminis, yakni paradigma yang menekankan pada pentingnya memahami peran gender dan kesetaraan gender dalam realitas sosial.
Paradigma postmodern, yakni paradigma yang menekankan bahwa realitas sosial adalah konstruksi sosial dan tidak ada kebenaran atau makna yang objektif.
Paradigma sistemik, yakni paradigma yang memandang realitas sosial sebagai sistem yang kompleks dan saling terkait dengan pengaruh timbal balik beserta elemen-elemennya.
Baca Juga: Pengertian dan Antonim Loyalitas dalam Bahasa Indonesia
Demikian uraian singkat tentang pengertian dan sinonim paradigma lengkap dengan jenis-jenisnya yang biasa digunakan dalam penelitian. (Anne)
