Konten dari Pengguna

Pengertian Sistem Ekonomi Campuran beserta Ciri-Ciri dan Contohnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

clock
google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Deskripsikan yang Dimaksud dengan Sistem Ekonomi Campuran! (Sumber: Pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Deskripsikan yang Dimaksud dengan Sistem Ekonomi Campuran! (Sumber: Pixabay)

Kelangkaan dalam sumber daya ekonomi menimbulkan masalah ekonomi, yaitu kebutuhan manusia tidak terbatas sedangkan sumber daya untuk memenuhi kebutuhan tersebut terbatas. Oleh karena itu, suatu negara memiliki cara tersendiri untuk memecahkan permasalahan ekonomi negaranya atau yang disebut dengan sistem ekonomi. Deskripsikan yang dimaksud dengan sistem ekonomi campuran!

Secara sederhana, sistem ekonomi dapat didefinisikan sebagai cara pengorganisasian satu ekonomi untuk membuat keputusan-keputusan mengenai berbagai masalah ekonomi masyarakat untuk mencapai kesejahteraan ekonomi. Adapun sistem ekonomi campuran (mixed economic system) merupakan sistem ekonomi yang menjadi perpaduan antara sistem ekonomi pasar dengan ekonomi komando.

Deskripsikan yang Dimaksud dengan Sistem Ekonomi Campuran!

Ilustrasi Deskripsikan yang Dimaksud dengan Sistem Ekonomi Campuran! (Sumber: Pixabay)

Sebelumnya artikel ini telah membahas bahwa sistem ekonomi campuran merupakan perpaduan antara sistem ekonomi pasar dan sistem ekonomi komando dengan derajat campuran yang berbeda-beda. Dikutip dari buku Membuka Cakrawala Ekonomi, Imamul Arifin, negara-negara yang semula menganut sistem ekonomi kapitalis mengizinkan campur tangan pemerintah dalam perekonomian secara terbatas.

Melalui sistem ekonomi campuran, sistem kapitalis non laissez faire di Amerika Serikat dan sistem ekonomi negara kesejahteraan welfare state di Inggris terbentuk. Di sisi lain, negara-negara yang semula menganut sistem ekonomi komando atau terpusat mengizinkan peranan sektor swasta dalam perekonomian secara terbatas, misalnya negara China.

Indonesia juga merupakan salah satu contoh negara yang menganut sistem ekonomi campuran. Indonesia menggunakan perencanaan yang terpusat, seperti halnya sistem ekonomi komando, tetapi pengalokasian sumber daya tetap diserahkan kepada kekuatan aset.

Agar lebih paham, berikut adalah ciri-ciri negara dengan sistem ekonomi campuran:

  1. Hak milik individu atas faktor produksi diakui, tetapi tetap ada pembatasan dari pemerintah.

  2. Terdapat kebebasan individu untuk mendirikan usaha, sehingga potensi dan pengembangan kreativitas dapat tersalurkan.

  3. Kepentingan umum lebih diutamakan.

  4. Campur tangan pemerintah dalam perekonomian hanya menyangkut faktor produksi untuk hajat hidup orang banyak.

  5. Pelaku ekonomi terdiri atas individu, pemerintah, dan swasta.

Baca juga: Kekurangan Sistem Ekonomi Tradisional dan Pengertiannya

Itulah penjelasan terkait pertanyaan deskripsikan yang dimaksud dengan sistem ekonomi campuran. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat! (CHL)