Pengertian, Sistematika, dan Contoh Resensi Informatif dalam Sastra

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Resensi informatif adalah salah satu jenis resensi yang ada dalam karya sastra. Secara umum, resensi informatif merupakan resensi buku yang memuat isi buku dengan ringkas dan umum dari keseluruhan buku tersebut. Sama seperti jenis resensi lainnya, resensi informatif juga memiliki sistematikanya tersendiri. Nah, untuk Anda yang sedang mencari contoh resensi informatif dalam sastra Indonesia, simak artikel ini sampai akhir, ya.
Pengertian dan Sistematika Resensi Informatif
Setelah mengetahui pengertian resensi informatif secara singkat, berikut ini adalah sistematika penulisan resensi informatif yang dikutip dari buku Membuat Resensi karya Haryanto (2020).
1. Judul resensi yang menarik pembaca.
2. Perwajahan (jati diri buku)
Judul buku
Nama pengarang/penulis
Nama penerbit dan tahun terbit
Jumlah halaman
Jenis huruf
Halaman sampul (cover)
Harga buku (boleh dicantumkan boleh tidak)
3. Pembukaan, merupakan alinea pembuka
Uraian, deskripsi, rangkuman, yang menjelaskan isi buku secara umum.
Kutipan bagian yang memperjelas isi buku.
Kaitannya dengan konteks situasi yang sedang hangat di masyarakat.
Bersifat pemancing untuk menarik perhatian pembaca.
4. Pembahasan, berisi komentar, ulasan, analisis kritis, dan penilaian terhadap isi buku.
5. Penutup, yang lebih mempresentasikan rekomendasi untuk para pembaca, meskipun kadang-kadang tidak dinyatakan secara rinci.
6. Identitas peresensi, sering juga dicantumkan dibagian akhir resensi guna menunjukkan otoritas peresensinya.
Contoh Resensi Informatif
Adapun contoh resensi informatif secara singkat adalah sebagai berikut.
Identitas Buku
Judul Buku: Koala Kumal
Penulis: Raditya Dika
Tebal Buku: 250 halaman
Penerbit: Gagas Media
Tahun Terbit: 2015
Sinopsis Koala Kumal
Novel ini menceritakan tentang rasa patah hati. Ada seseorang yang dahulu satu sama lain saling mengasihi rasa nyaman, namun saat bertemu kembali rasa itu telah pudar. Hal itu menggambarkan kisah seekor koala yang berimigrasi dari tempat tinggalnya di hutan. Namun saat seekor koala kembali ia kebingungan, karena hutan yang pernah menjadi tempat tinggalnya dahulu telah gundul akibat ulah manusia tidak bertanggung jawab. Koala Kumal menjelaskan bahwa patah hati merupakan suatu proses menuju taraf kedewasaan.
Kelebihan Buku
Menceritakan kisah cinta yang sangat cocok untuk remaja. Menggunakan gaya bahasa yang mudah dipahami.
Kekurangan Buku
Secara menyeluruh kekurangan hanya pada tebal bukunya saja yang lebih tipis dari karya tulis lainnya.
(Anne)
