Pengertian Substansial dan Contohnya dalam Kehidupan

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam kehidupan sehari-hari, substansial adalah isi atau pokok inti yang sebenarnya. Beberapa bidang juga menggunakannya istilah ini, seperti filsafat, kimia, dan komunikasi.
Sesuatu yang substansial dianggap memiliki penting atau signifikansi yang tinggi. Ini bisa merujuk pada kontribusi, dampak, atau peran yang berarti dalam suatu situasi atau konteks.
Pengertian Substansial
Dikutip dari buku Hukum Kontrak: Teori dan Teknik Penyusunan Kontrak karya Salim H.S (2021), Substansial adalah sesungguhnya. Substansi juga bisa berarti inti atau isi pokok. Kata substansi dalam bahasa Indonesia berasal dari bahasa Inggris yaitu substance.
Sedangkan menurut para ahli, berikut adalah beberapa pengertian substansial:
1. Joko Siswanto
Joko adalah seorang Guru Besar Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada. Menurutnya, substansi adalah hal yang dapat dianalisis oleh akal budi dengan jelas dan terang.
2. Warrington
Menurut Warrington dalam buku Aristotle's Metaphysics mengungkapkan ada empat pengertian substansi dari Aristoteles. Keempatnya adalah The simple bodies (universal), The Immanent cause of being (genus), The part immanent in such tighins (substratum), The essence (essence)
3. Spinoza
Spinoza berpandangan bahwa substansi adalah sesuatu yang ada dalam dirinya sendiri, yakni sesuatu yang konsepsinya tidak bersandar pada hal lain untuk membentuknya.
4. Immanuel Kant
Immanuel Kant menjelaskan pengertian substansi dengan cara membaginya dalam empat kelompok utama, yaitu: kualitas, kuantitas, relasi, dan modalitas. Dalam kelompok tersebut substansi termasuk dalam kategori relasi.
Contoh Substansial dalam Kehidupan
Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata "substansial" dalam kehidupan sehari-hari:
1. Perubahan Substansial dalam Karir
Ketika seseorang mengambil keputusan untuk berpindah karir secara drastis atau melakukan perubahan yang signifikan dalam bidang pekerjaan, itu dapat dianggap sebagai perubahan substansial dalam kehidupan mereka.
2. Kontribusi Substansial dalam Komunitas
Seseorang yang secara aktif terlibat dalam kegiatan sosial atau memberikan kontribusi signifikan dalam membangun komunitasnya dianggap memberikan kontribusi substansial dalam kehidupan komunitas tersebut.
3. Pengaruh Substansial dalam Pendidikan
Seorang guru atau mentor yang memiliki pengaruh positif yang signifikan pada perkembangan dan kesuksesan siswa dapat dikatakan memiliki pengaruh substansial dalam kehidupan pendidikan mereka.
4. Penemuan Substansial dalam Ilmu Pengetahuan
Ketika seorang ilmuwan membuat penemuan baru yang memiliki dampak besar dalam ilmu pengetahuan, seperti penemuan obat baru atau teori baru yang mengubah cara kita memahami alam semesta, itu dianggap sebagai penemuan substansial.
5. Pertumbuhan Ekonomi yang Substansial
Ketika sebuah negara atau wilayah mengalami pertumbuhan ekonomi yang signifikan dalam jangka waktu tertentu, dengan peningkatan yang substansial dalam GDP, lapangan kerja, dan kesejahteraan ekonomi masyarakat, itu dianggap sebagai pertumbuhan ekonomi yang substansial.
Baca Juga: Pengertian Norma Kesusilaan dan Contoh Penerapannya
Secara umum, pengertian substansi mencerminkan inti atau esensi dari sesuatu, baik itu dalam konteks filosofi, hukum, kimia, penelitian ilmiah, atau kesehatan. (Umi)
