Konten dari Pengguna

Pengertian Sudut Pandang dalam Cerita

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pengertian Sudut Pandang. Sumber: Bacila Vlad-Unsplashcom
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pengertian Sudut Pandang. Sumber: Bacila Vlad-Unsplashcom

Secara sederhana, pengertian sudut pandang adalah unsur yang penting dalam sebuah cerita. Keberadaan sudut pandang dapat memudahkan penulis untuk menyampaikan subjek cerita kepada pembacanya. Sudut pandang juga dapat dikatakan sebagai visi dari penulis. Maka pemahaman tentang sudut pandang penulis adalah hal yang penting untuk memulai sebuah tulisan.

Jenis-jenis dan Pengertian Sudut Pandang

Di dalam gaya penulisan cerita di Indonesia ada enam sudut pandang yaitu, sudut pandang orang pertama tunggal, sudut pandang orang pertama jamak, sudut pandang orang kedua, sudut pandang orang ketiga tunggal, sudut pandang orang ketiga jamak, dan sudut pandang campuran.

  1. Sudut Pandang Orang Pertama Tunggal, yaitu sudut pandang penulis sebagai orang pertama dalam cerita. Jenis tulisan ini biasanya ditandai dengan kata ganti “aku”. Misalnya, “Aku berjalan menyisiri pantai di tengah malam yang sunyi”.

  2. Sudut Pandang Orang Pertama Jamak, yaitu sudut pandang yang digunakan ketika seorang penulis menjadi narator dan menjadi bagian dari sekelompok orang dalam tulisan. Kata ganti yang biasa digunakan dalam sudut pandang ini adalah “kami”. Misalnya, “Kami selalu bersama sejak kecil. Oleh karena itu, perpisahan ini sangatlah berat untuk kami terima”.

  3. Sudut Pandang Orang Kedua, yaitu sudut pandang dengan posisi penulis sebagai seorang narator. Contohnya, “Kamu sudah tak di sini lagi. Kamu pasti sudah bahagia di sana”.

  4. Sudut Pandang Orang Ketiga Tunggal, yaitu ketika penulis memosisikan dirinya sebagai seorang narator yang menceritakan orang ketiga dan menggunakan kata ganti “dia” atau nama tokoh yang ia ceritakan. Misalnya, “Sekar begitu gigih meraih mimpinya. Ia terus berjuang meski tak seorang pun yang mendukungnya”.

  5. Sudut Pandang Orang Ketiga Jamak, yaitu posisi penulis sebagai seorang narator dan pengamat. Bisanya, penulis akan menggunakan kata ganti “mereka”.

  6. Sudut Pandang Campuran, gaya penulisan ini adalah posisi ketika penulis menempatkan dirinya sebagai orang pertama, orang kedua, bahkan orang ketiga. Biasanya, jenis sudut pandang ini terletak di dalam novel fiksi.

Gimana, sudah paham tentang macam-macam dan pengertian sudut pandang, kan? Terus semangat mengasah kemampuan menulismu, ya! Semoga tulisan kamu membawa keberhasilan dan kebahagiaan. (AA)