Konten dari Pengguna

Pengertian Suspensi Lengkap dengan Ciri-ciri dan Contohnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Suspensi adalah Campuran Heterogen  Foto:Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Suspensi adalah Campuran Heterogen Foto:Unsplash

Suspensi adalah materi IPA Kimia yang dipelajari di tingkat SMP. Suspensi merupakan salah satu jenis dari campuran heterogen.

Campuran adalah zat yang terdiri atas beberapa jenis materi atau zat tunggal yang masih membawa sifat-sifat zat penyusunnya. Campuran heterogen yaitu campuran yang setiap bagiannya tidak sama.

Suspensi adalah Campuran Heterogen. Pahami Ciri-ciri dan Contohnya

Ilustrasi Suspensi adalah Campuran Heterogen Foto:Unsplash

Suspensi adalah campuran antara dua zat atau lebih, di mana zat-zat penyusunnya masih dapat dibedakan satu sama lainnya tanpa menggunakan mikroskop. Berdasarkan buku Bupelas Pemetaan Materi & Bank Soal IPA SMP Kelas 7 yang disusun oleh Tim Maestro Genta (2020:49), berikut ini adalah ciri-ciri dan contoh suspensi.

  1. Ukuran partikel yang bercampur lebih besar dari molekul.

  2. Pencampuran partikelnya tidak merata.

  3. Campuran akan mengendap jika didiamkan.

  4. Keruh, tidak stabil, dan tidak tembus cahaya.

  5. Dapat dipisahkan dengan penyaringan (filtrasi).

  6. Antarkomponen suspensi masih ada bidang batas dan dapat dibedakan tanpa menggunakan mikroskop.

  7. Zat tersuspensi lambat laun terpisah karena gravitasi atau mengalami sedimentasi.

Contoh Suspensi:

  1. Campuran terigu dengan air.

  2. Campuran kapur dengan air.

  3. Campuran pasir dengan air.

  4. Campuran tepung beras dengan air.

  5. Campuran kopi dengan air.

Jenis campuran heterogen lainnya adalah koloid, dengan ciri-ciri khusus yang membedakannya dengan suspensi. Koloid merupakan suatu campuran yang ukuran partikel penyusunnya terletak antara larutan dan suspensi.

Berbeda dengan suspensi, partikel-partikel penyusun koloid tampak merata, meskipun sebenarnya masih dapat dibedakan satu sama lain.

Ciri-ciri koloid adalah sebagai berikut:

  1. Ukuran partikel yang bercampur lebih besar dari partikel larutan, tetapi lebih kecil dari partikel suspensi.

  2. Pencampuran partikelnya tampak merata.

  3. Campuran tidak akan mengendap jika didiamkan.

  4. Keruh, tetapi dapat menghamburkan cahaya.

  5. Campuran koloid tidak dapat disaring, namun dapat dipisahkan dengan penyaringan ultra (ultrafiltrasi).

Contoh Koloid:

  1. Pencampuran susu bubuk dan air. Pada campuran tersebut, tampak susu bubuk bercampur merata dengan air. Namun jika kita mengamati dengan lebih teliti, butiran susu bubuk masih terlihat dalam campuran.

  2. Santan.

  3. Tinta.

  4. Air sabun.

Baca juga: Pahami Perbedaan Larutan Koloid dan Suspensi.

Suspensi adalah campuran heterogen yang komposisi dalam setiap bagiannya tidak sama. Ukuran partikel kimia suspensi lebih kasar, sehingga dapat dipisahkan dengan penyaringan.(DK)