Konten dari Pengguna

Pengertian Tabligh dan Penerapannya dalam Pendidikan Karakter Anak

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pengertian Tabligh dan Penerapannya dalam Pendidikan Karakter Anak. Sumber: freepik.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pengertian Tabligh dan Penerapannya dalam Pendidikan Karakter Anak. Sumber: freepik.com

Dalam membentuk karakter anak Muslim, perlu diberikan contoh teladan akhlak baik melalui cerita rasul. Lewat cerita-cerita tersebut, anak dapat mengetahui mengenai sifat-sifat wajib rasul yang mulia dan terpuji. Sifat-sifat wajib rasul tersebut adalah Tabligh, Fathonah, Amanah, dan Shiddiq. Apa itu tabligh? Berikut ini pengertian sifat tabligh itu dan bagaimana penerapannya dalam pendidikan karakter anak Islami.

Pengertian Tabligh dan Pendidikan Karakter Anak

Tabligh artinya menyampaikan. Mengutip buku Aqidah Akhlak oleh Ahmad Kuaseri (2008: 89), seorang rasul adalah penyampai wahyu Allah kepada manusia. Tabligh bermakna menyampaikan ajaran-ajaran agama dan ajaran-ajaran kebaikan dan kebenaran yang bersumber dari firman Allah.

Sifat tabligh tersebut dapat kita teladani dengan cara saling menyampaikan kebenaran dan saling mengingatkan akan kebaikan kepada sesama umat muslim. Jika sudah terbangun sikap saling mengingatkan akan kebaikan dan menyampaikan kebenaran tersebut maka akan tercipta lingkungan kehidupan yang positif.

Ilustrasi Pengertian Tabligh dan Penerapannya dalam Pendidikan Karakter Anak. Sumber: pexels.com/Monstera

Firman Allah SWT:

"Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan , menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar. Merekalah orang-orang yang beruntung." (QS. Ali Imron: 104).

Berdasarkan buku Pendidikan Karakter FAST (Fathonah, Amanah, Siddiq, Tabligh) dan Implementasinya di Sekolah oleh Eni Setyowati (2019: 24-25), penerapan sifat tabligh dalam pendidikan karakter anak muda muslim antara lain dengan cara:

  1. Mulai dari diri sendiri dengan cara membaca, mempelajari, dan mengamalkan ajaran agama dan hal-hal yang baik. Setelah mengetahui mana hal-hal yang baik dan mana hal-hal yang dilarang agama, kemudian anak-anak dapat melakukan koreksi diri atau muhasabah. Dengan koreksi diri, mereka akan mengetahui mana perbuatan mereka yang buruk lalu mereka ganti dengan kebaikan.

  2. Menyampaikan kepada keluarga sendiri, yaitu dengan nasihat-nasihat baik. Firman Allah SWT,

"Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan." (QS. At-Tahrim: 6).

  1. Bergabung dengan organisasi atau majelis ta'lim. Dalam organisasi tersebut, seorang anak memiliki peluang untuk saling berbagi ilmu dan ide, serta saling menyampaikan perihal kebaikan terhadap sesama temannya. Mereka juga dapat saling belajar, bertukar informasi dan saran mengenai pengetahuan agama dan mengenai kebaikan dengan sesama teman.

  2. Mempelajari kisah-kisah nabi dan rasul, serta orang-orang shalih yang memiliki sejarah perjuangan hebat dalam rangka menyampaikan kebenaran. Dengan membaca kisah dan sejarah tersebut, anak-anak akan termotivasi untuk meneladani mereka dan memantapkan keimanan kepada Allah SWT, terutama dalam mengikuti perintah-Nya.

Itulah pengertian tabligh dan penerapan sifat tabligh sebagai contoh keteladanan dalam pendidikan karakter anak muda muslim agar menjadi karakter kuat yang berakhlak baik. (IND)