Konten dari Pengguna

Pengertian Tawakal dan Keutamaannya Menurut Ajaran Islam

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tawakal. Sumber: freepik.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tawakal. Sumber: freepik.com

Sebagai umat muslim, ada berbagai hal dalam ajaran Islam yang wajib kita pelajari. Salah satunya adalah memahami konsep tawakal. Secara sederhana pengertian tawakal adalah mewakilkan atau menyerahkan segala persoalan kepada Allah SWT. Jadi, seorang hamba akan berpegang teguh dan sepenuh hati berusaha untuk menerima segala ketetapan yang diberikan-Nya.

Nabi Muhammad SAW sangat menganjurkan kepada umatnya untuk senantiasa bertawakal. Allah SWT menjanjikan rezeki kepada orang-orang yang bertawakal kepada-Nya. Adapun pengertian tawakal menurut Imam Al Ghazali yang dikutip dari buku Mukjizat Energi Tawakal karya Abdillah F. Hasan (2014:74) adalah sebagai berikut.

“Tawakal ialah menyandarkan kepada Allah SWT ketika menghadapi suatu kepentingan, bersandar kepada-Nya saat menghadapi kesulitan, teguh hati ketika mendapat bencana dengan kondisi jiwa yang tenang serta tenteram.”

Sedangkan pengertian tawakal menurut Abu Zakaria Ansari adalah keteguhan hati dalam menyerahkan urusan kepada orang lain. Dengan memahami konsep tawakal, maka kita terhindar dari perasaan bersedih dan kekecewaan yang berlebihan terhadap keputusan Allah SWT.

Pengertian dan Keutamaan Orang yang Bertawakal

Terdapat berbagai keutamaan bagi orang yang bertawakal kepada Allah SWT antara lain sebagai berikut.

1. Membuktikan Keimanan yang Benar

Orang yang bertawakal adalah orang yang mampu membuktikan keimanannya kepada Allah SWT. Oleh karena itu, sebagai umat muslim kita sangat dianjurkan untuk mengamalkan konsep tawakal.

2. Mendapat Jaminan Rezeki

Dalam HR. Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda, “Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan tawakal yang sebenar-benarnya, kalian pasti diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki, ia pergi pada pagi hari dalam keadaan perut kosong, kemudian pulang pada sore harinya dalam keadaan kenyang.”

3. Mendapat Kecukupan terhadap Apa yang Dibutuhkan

Allah SWT berfirman dalam QS. Ath-Thalaaq ayat 3 yang artinya, “…Barangsiapa bertawakal kepada Allah niscaya Dia akan mencukupkan (keperluan)nya…”

Demikian penjelasan tentang arti dan tiga keutamaan tawakal yang perlu diketahui oleh umat muslim. Semoga kita senantiasa selalu bertawakal kepada Allah SWT dan dijauhkan dari sifat berburuk sangat terhadap segala ketetapan Allah SWT. (Anne)