Pengertian Teks Pawarta Bahasa Jawa Lengkap dengan Ciri-cirinya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam pelajaran Bahasa Jawa ada salah satu jenis teks yaitu teks pawarta yang menyajikan fakta-fakta yang terjadi dalam suatu peristiwa. Apa yang dimaksud dengan teks pawarta bahasa Jawa?
Pengertian Teks Pawarta
Teks pawarta adalah teks berita atau teks yang berisi informasi suatu peristiwa nyata yang disebarkan pada khalayak umum melalui berbagai media bagi media elektronik seperti televisi, radio, atau media lainnya dan juga media cetak seperti koran atau majalah.
Teks pawarta bersifat faktual dan aktual yaitu bersifat berdasarkan kenyataan dan baru saja terjadi.
Dikutip dari buku Gladi Basa Jawa Kelas V, Dhita Puspitasari Sukendro dan Triana Wahyu Susanti (2015), ada lima jenis teks pawarta yaitu:
Teks pawarta langsung (Straight news)
Teks pawarta opini (Opinion news)
Teks pawarta interpretative (Interpretative news)
Teks pawarta mendalam (Depth news)
Teks pawarta penjelasan/andharan (Explanatory news)
Ciri-ciri Teks Pawarta
Untuk ciri-ciri dari teks pawarta adalah sebagai berikut:
Bersifat objektif dan faktual. Artinya, teks berita memberitakan sesuatu yang benar-benar terjadi, bukan opini atau gagasan penulis
Menyajikan peristiwa yang sedang terjadi, tetapi bukan sesuatu yang umum terjadi setiap hari
Aktual, yaitu peristiwa yang diberitakan masih segar atau baru terjadi, bukan peristiwa lampau
Data yang disajikan sesuai dengan peristiwa asli, tidak ada rekayasa
Bahasa yang disajikan menarik dan dapat memikat minat pembaca
Data yang diberitakan lengkap, khususnya data penting
Waktu dan tempat peristiwa jelas
Bahasa yang digunakan mudah dipahami oleh pembaca
Alur peristiwa berurutan
Kalimat yang digunakan singkat, padat, dan jelas
Sumber berita valid dan bisa dipertanggungjawabkan
Judul berita bisa mewakili isi berita
Memuat unsur kata tanya 5W+1H atau ADiKSiMBa
Dari ulasan tentang pengertian teks pawarta Bahasa Jawa lengkap dengan ciri-cirinya di atas, bisa menjadi materi tambahan pelajaran bahasa Jawa saat belajar di rumah, selama masa pandemi yang belum berakhir ini. (WWN)
