Konten dari Pengguna

Pengertian Transmigrasi Spontan dan Contohnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi transmigrasi spontan, sumber foto Daniel Frese from Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi transmigrasi spontan, sumber foto Daniel Frese from Pexels

Pernahkah kalian mendengar istilah transmigrasi? Transmigrasi merupakan salah satu bentuk perpindahan penduduk dari satu wilayah ke wilayah yang lainnya. Transmigrasi sendiri ada beberapa jenisnya, contohnya adalah transmigrasi spontan. Transmigrasi spontan adalah transmigrasi yang menggunakan biaya sendiri, berikut ulasan lengkapnya.

Baca juga: Pengertian, Tujuan, dan Contoh Transmigrasi di Indonesia

Pengertian Transmigrasi Spontan

Ilustrasi transmigrasi spontan, sumber foto Salma Smida from Pexels

Mari mulai pembahasan artikel ini dengan melihat lebih dulu apa yang dimaksud dengan transmigrasi secara umum dan transmigrasi spontan. Transmigrasi secara umum dapat diartikan sebagai proses perpindahan penduduk dari daerah yang padat ke wilayah yang berpenduduk jarang.

Misalnya perpindahan penduduk dari wilayah Jawa menuju ke luar Jawa seperti ke Sumatera, Kalimantan atau wilayah lainnya. Lalu apa yang dimaksud dengan transmigrasi spontan?

Dikutip dari buku Geografi dan Sosiologi SMP Kelas VIII karya Sugiharyanto, (Quadra) dijelaskan bahwa transmigrasi spontan adalah bentuk transmigrasi atau perpindahan penduduk atas biaya dan kehendak sendiri.

Jadi dalam transmigrasi spontan tidak ada campur tangan pihak lain seperti pemerintah dan lain sebagainya. Mereka melakukan perpindahan karena kehendak sendiri dan menggunakan biaya sendiri karena memiliki tujuan atau melihat peluang yang lebih baik di wilayah yang mereka tuju.

Transmigrasi sendiri sebenarnya memiliki beberapa dampak positif, di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Mendukung ketahanan pangan dan penyediaan papan bagi masyarakat

  2. Mendukung kebijakan energi alternatif (biofuel)

  3. Mendukung pemerataan investasi ke seluruh wilayah Indonesia

  4. Mendukung ketahanan nasional pulau terluar dan wilayah perbatasan

  5. Penyelesaian masalah pengangguran dan kemiskinan

Ada beberapa faktor yang mendorong terjadinya transmigrasi, baik transmigrasi secara umum maupun transmigrasi spontan.

  1. Faktor pertama yang mendorong transmigrasi adalah faktor kependudukan, di mana belum adanya pemerataan penduduk membuat orang melakukan transmigrasi. Misalnya padatnya Pulau Jawa mendorong orang-orang untuk melakukan transmigrasi ke luar Jawa.

  2. Faktor kedua adalah faktor ekonomi di mana orang rela melakukan transmigrasi untuk memenuhi kebutuhan ekonomi mereka. Misalnya di Pulau Jawa mereka sudah tidak bisa bersaing sehingga memilih untuk pindah ke luar Pulau Jawa.

Contoh Transmigrasi

Contoh transmigrasi spontan adalah sebuah keluarga yang pindah ke daerah lain atas kesadarannya sendiri karena daerah tersebut telah padat penduduk atau karena ada masalah lainnya.

Demikian adalah pembahasan mengenai pengertian transmigrasi spontan dan contohnya. (WWN)