Konten dari Pengguna

Pengertian Tunagrahita, Ciri-Ciri, dan Penyebabnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

illustrasi tunagrahita adalah. sumber: unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
illustrasi tunagrahita adalah. sumber: unsplash.com

Dalam kehidupan sehari-hari mungkin masyarakat sudah terbiasa dengan istilah tunarungu, tunawicara, dan tunawisma. Selain ketiga istilah tersebut, terdapat pula istilah tunagrahita. Tunagrahita adalah istilah yang juga menggambarkan ketidakmampuan seorang individu.

Tunagrahita sendiri adalah kondisi yang dimiliki sejumlah kecil anak, dan umumnya dapat terlihat sejak kecil atau sejak masa perkembangan. Itulah mengapa para orang tua perlu memahaminya.

Pengertian Tunagrahita

Ilustrasi Tunagrahita adalah, Foto Unsplash Ramin Talebi

Menurut buku Pendidikan Inklusif Sekolah Dasar: Merangkul Perbedaan dalam Kebersamaan karya Dr. Minsih, M.Pd (n.d:32) pengertian anak tunagrahita adalah anak yang mengalami hambatan atau keterbelakangan pada fungsi intelektualnya dibandingkan teman sebayanya atau juga sering disebut sebagai mental retardation.

Istilah ini berasal dari bahasa Sansekerta yang terdiri dari dua kata yaitu tuna yang berarti rugi, dan grahita yang artinya berpikir. Berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 72 tahun 1991 istilah tuna grahita ini digunakan untuk menggantikan kata kelainan mental.

Keadaan ini menggambarkan perkembangan mental yang tidak lengkap dari jenis dan tingkatnya sehingga individu tidak mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan normal untuk mempertahankan keberadaan secara independen dari suatu pengawasan, kontrol dan dukungan eksternal.

Ciri-ciri Tunagrahita

illustrasi tunagrahita adalah. sumber: unsplash.com

Ada beberapa ciri tunagrahita yang lazim ditemui pada anak. Beberapa diantaranya adalah:

  • Sulit mempelajari dan menggeneralisasi hal baru, serta lambat dalam mempelajari hal-halr yang baru dan abstrak.

  • Kurangnya kemampuan berbicara, khususnya pada anak tunagrahita berat

  • Kesulitasn mengurus diri sendiri dan memerlukan pelatihan khusus untuk mempelajari kemampuan dasar.

  • Memiliki interaksi dan perilaku yang tidak lazim

  • Tingkah laku kurang wajar yang terjadi terus menerus tanpa tujuan yang jelas.

Penyebab Tunagrahita

Umumnya keadaan tunagrahita pada anak akan terlihat saat mereka lahir, ditandai saat lamban mememberikan reaksi bahkan nyaris tidak merespon. Kelambanan ini juga akan mempengaruhi tumbuh kembang.

Baca juga: Pelayanan Sepenuh Hati Dukung Penyandang Disabilitas Intelektual Berprestasi

Beberapa penyebab yang ditengarai menjadi awal mula tunagrahita adalah:

  • Faktor keturunan dan lingkungan.

  • Luka maupun trauma di kepala

  • Kecelakaan yang terjadi saat lahirnya anak.

  • Pemberian vaksin pada bayi ketika daya tahan tubuhnya lemah sehingga menyebabkan peradangan otak. Hal ini mengakibatkan kelainan saraf dan metabolisme otak yang tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Demikianlah sekilas mengenai tunagrahita, ciri-ciri dan penyebabnya. Semoga informasi ini dapat membantu. (AGI)