Konten dari Pengguna

Pengertian Ukhuwah Nahdliyah secara Epistemologi dan Pembahasannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Jelaskan Pengertian Ukhuwah Nahdliyah Secara Epistemologi, Foto: Unsplash/lemono.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Jelaskan Pengertian Ukhuwah Nahdliyah Secara Epistemologi, Foto: Unsplash/lemono.

Banyak siswa yang mencari jawaban soal jelaskan pengertian Ukhuwah Nahdliyah secara epistemologi. Materi tersebut adalah salah satu materi ke-NU-an yang dipelajari siswa kelas 11 SMA/MA.

NU sendiri memiliki jutaan anggota yang terdiri dari ulama, santri (murid pesantren), dan masyarakat umum. Selain itu, organisasi ini memiliki ribuan pesantren di seluruh Indonesia yang menjadi pusat pendidikan agama dan sosial.

Pengertian Ukhuwah Nahdliyah secara Epistemologi

Ilustrasi Jelaskan Pengertian Ukhuwah Nahdliyah Secara Epistemologi, Foto: Unsplash/hoangpts.

Dikutip dari buku Pedoman pengkaderan dan rekomendasi IPNU-IPPNU karya Pimpinan Pusat Ikatan Putra Nahdlatul Ulama (1998: 39), salah satu kepribadian NU adalah Ukhuwah Nadhdliyah. Lantas, apa pengertian Ukhuwah Nahdliyah secara epistemologi?

Jadi secara epistemologi, Ukhuwah Nahdliyah merupakan formulasi sikap persaudaraan, kerukunan, persatuan, dan solidaritas yang dilakukan oleh seseorang dengan orang lain atau satu kelompok pada kelompok lain dalam interaksi social serta menjunjung tinggi nilai-nilai agama, tradisi, dan sejarah bangsa yang menjunjung tinggi prinsip ahlussunnah wal jama’ah.

Sedangkan secara etimologi, ukhuwah nahdliyah berasal dari dua kata bahasa Arab, yakni; ukhuwah yang artinya persaudaraan dan nahdliyah yang artinya perspektif kelompok NU. Ukhuwah Nahdliyah itu sendiri hanya dapat dicapai melalui kerja sama, gotong royong dan persatuan.

Keberlangsungan sikap ukhuwah dalam realisasi kehidupan sosial dipengaruhi oleh beberapa sikap dasar, antara lain:

  • Saling mengenal (ta’aruf)

  • Saling menghargai dan menegangkan (tasamuh)

  • Saling menyayangi (tarahum)

  • Tolong menolong (ta’awun)

  • Saling mendukung (tadlamun).

Kaum nahdliyin mampu menempatkan manusia pada kedudukan yang sama di hadapan Allah SWT. Sebagaimana firmannya sebagai berikut :

ياايها الناس انا خلقنكم من دكروانثى شعوبا وقبائل لتعارفوا, ان اكرمكم عندالله اتقكم ط

ان الله عليم خبير (الحجرات : 13)

Artinya : “ Wahai manusia sungguh kami ciptakan kalian dari seorang laki-laki dan perempuan dan kami jadikan kalian berbangsa-bangsa dab bersuku-suku supaya saling mengenal, sungguh orang yang paling mulia di antara kalian di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa, sungguh Allah Maha Mengetahui dan Maha Mengenal” (QS Alhujurat : 13)

Landasan lain dari Ukhuwah Nahdliyah adalah pendapat KH. Hasyim Asy’ari yang menegaskan bahwa persatuan, ikatan batin, tolong menolong, dan kesetiaan antar manusia dapat melahirkan kebahagiaan serta faktor penting bagi tumbuh kembangnya persaudaraan dan kasih sayang.

Baca Juga: Mempelajari Silsilah Wali Songo dari Tertua sampai Termuda

Demikian jawaban soal jelaskan pengertian Ukhuwah Nahdliyah secara epistemologi yang bisa dijadikan referensi. Timbulnya ukhuwah ini didasarkan adanya persamaan. (Umi)