Konten dari Pengguna

Pengertian Ulil Albab sebagai Cara Mendekatkan Diri kepada Allah SWT

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pengertian Ulil Albab. Foto: pexels.com/michael-burrows/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pengertian Ulil Albab. Foto: pexels.com/michael-burrows/

Ulil albab merupakan sebuah kata yang tidak asing lagi di telinga umat Muslim. Sebab, kata ini biasa digunakan dalam ceramah karena memiliki arti yang sangat istimewa. Bahkan, beberapa orang tua menjadikan ulil albab sebagai nama untuk anaknya. Sebenarnya apa pengertian ulil albab yang menjadi cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT?

Pengertian Ulil Albab

Dikutip dari buku Konsep Corporate Social Responsibility karya Rismawati (2021:67), pengertian ulil albab terdiri dari dua kata, yakni ulu dan albab. Dalam bahasa Arab ulu (أولو) berarti orang-orang yang memiliki (dalam bentuk jamak) dan albab merupakan bentuk jama dari dua kata, yakni al-Labab (اللَّبَبُ) yang artinya bagian dada binatang yang diikat tali agar pelana tidak lepas dan al-Lubb (اللُّبُّ) artinya inti dari segala sesuatu. Perlu diketahui, inti dari manusia adalah akalnya. Sehingga ulil albab diartikan sebagai orang-orang yang memiliki akal.

Allah SWT bersabda:

إنَّ في خَلْقِ السَّماوَاتِ وَالأرْضِ وَاخْتِلاَفِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لآيَاتٍ لأُولِي الأَلْبَابِ الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللهَ قِيَاماً وَقُعُوداً وَعَلَى جُنُوبِهِمْ

“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring.” (QS. Ali Imran: 190-191)

Imam Ibnu Katsir dalam Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azim menjelaskan:

Yang dimaksud dengan ulil albab dalam ayat ini adalah yang memiliki akal yang sempurna yang cerdas yang mengetahui segala sesuatu dengan hakikatnya secara detail. Mereka bukanlah yang tidak bisa mendengar dan tidak bisa berbicara yang tidak bisa berpikir.”

Ilustrasi Pengertian Ulil Albab. Foto: pexels.com/baybiyik/

Ulil albab sendiri disebutkan sebanyak 16 kali dalam Al-Quran, yakni pada Surat Al-Baqarah ayat 179, 197, dan 169, Surat Ali Imran ayat 190, Surat Al Maidah ayat 100, Surat Yusuf ayat 111, Surat Ar-Ra’d ayat 22, Surat Ibrahim ayat 52, Surat Shad ayat 29 dan 43, Surat Az-Zumar ayat 9, 18, dan 21, Surat Al-Mu’minun ayat 54, dan Surat At-Thalaq ayat 10.

Lalu siapa orang yang memiliki sifat ulil albab?

Allah SWT bersabda:

وَلَكُمْ فِي الْقِصَاصِ حَيَاةٌ يَا أُولِي الْأَلْبَابِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Artinya “Dan dalam qishaash itu ada (jaminan kelangsungan) hidup bagimu, hai orang-orang yang berakal, supaya kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 179)

Imam as-Sa’id dalam Taissir Al Karim Al Rahman Fi Tafsir Al Kalam Al Mannan menjelaskan ayat di atas:

"Mengingat hukum ini (qishas) tidak diketahui hakekatnya kecuali orang yang memiliki akal sempurna dan logika yang sehat, Allah mengarahkan ayat ini kepada mereka dan bukan manusia secara umum. Dan ini menunjukkan bahwa Allah memotivasi para hambanya, agar mereka menggunakan pikiran dan akal mereka untuk merenungkan hukum-hukumnya, kemaslahatan hukum yang menunjukkan kesempurnaan-Nya, kesempurnaan hikmah-Nya dan pujian-Nya, keadilan dan Rahmat-Nya yang luas. Dan orang yang memiliki kedudukan semacam ini, dia berhak mendapatkan pujian dan itulah pemilik al-Albab."

Semoga dengan mengetahui pengertian dari ulil albab membuat kita lebih bersemangat dalam menuntut ilmu agar sifat-sifat seperti di atas untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah dan menjauhi larangan-Nya.(MZM)