Konten dari Pengguna

Pengertian Ulul Azmi dan Penjelasannya untuk Umat Muslim

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian Ulul Azmi, Foto: zakat.or.id
zoom-in-whitePerbesar
Pengertian Ulul Azmi, Foto: zakat.or.id

Banyak Muslim yang sudah mendengar kisah para Rasul Ulul Azmi, bahkan mengingat secara utuh. Keteladanan dan mujizat yang diperbuat oleh kelimanya dapat dijadikan panutan kehidupan dan memperkuat iman kepada Allah Swt. Namun, apakah pengertian Ulul Azmi itu sendiri? Yuk, simak penjelasan berikut:

Pengertian Ulul Azmi yang Sebaiknya Dipahami Umat Muslim

Sebagaimana tertulis di dalam Alquran, ada 25 orang nabi, yaitu: Adam, Idris, Nuh, Hud, Shaleh, Ibrahim, Luth, Ismail, Ishaq, Ya’qub, Yusuf, Ayyub, Syu’aid, Musa, Harun, Dzulkifli, Dawud, Sulaiman, Ilyas, Ilyasa’, Yunus, Zakaria, Yahya, Isa, dan Muhammad.

Dari antara 25 orang itu, ada 5 orang rasul yang diistimewakan oleh Allah Swt karena ketabahannya dan diberi gelar khusus Ulul Azmi, yaitu Nabi Nuh, AS, Nabi Ibrahim AS, Nabi Musa AS, Nabi Isa AS, dan Nabi Muhammad Saw. Berasal dari 2 kata, kata ulul berarti “memiliki”, sedangkan kata azmi berarti “keteguhan hati yang kuat”. Jadi, gelar khusus Ulul Azmi memiliki makna seseorang yang memiliki keteguhan hati yang luar biasa.

Dilansir dari NU Online, sebagai para rasul yang bertugas untuk memberikan petunjuk kepada segenap umat manusia untuk bertakwah kepada Allah Swt. dan melaksanakan firman-Nya, para Rasul memiliki sifat-sifat wajib nan mustahil ini:

1. Benar atau jujur

2. Dapat dipercaya atau tidak mungkin berkhianat

3. Menyampaikan perintah dan larangan tanpa menyembunyikan ajaran

4. Cerdas atau tidak mungkin lupa.

Selain itu, para Rasul juga memiliki sifat-sifat jaiz, layaknya seorang manusia biasa, seperti rasa lapar, penat, dan merasakan penderitaan saat sakit yang tidak mengurangi kedudukannya sebagai Rasul.

Dalil untuk Ulul Azmi

Gelar Ulul Azmi dijelaskan di dalam Surat Al-Ahqaf ayat ke-35 berikut ini:

“Fasbir kamaa sabara ulul 'azmi minar Rusuli wa laa tasta'jil lahum; ka annahum Yawma yarawna maa yuu'aduuna lam yalbasuuu illaa saa'atam min nahaar; balaagh; fahal yuhlaku illal qawmul faasiquun.”

Artinya: “Maka bersabarlah engkau (Muhammad) sebagaimana kesabaran rasul-rasul yang memiliki keteguhan hati dan janganlah engkau meminta agar azab disegerakan untuk mereka. Pada hari mereka melihat azab yang dijanjikan, mereka merasa seolah-olah mereka tinggal (di dunia) hanya sesaat saja pada siang hari. Tugasmu hanya menyampaikan. Maka tidak ada yang dibinasakan kecuali kaum yang fasik (tidak taat kepada Allah).”

Selain itu, juga dijelaskan di dalam Surat Asy-Syura ayat ke-13 berikut ini:

“Shara'a lakum minad diini maa wassaa bihii Nuuhanw wallaziii awhainaaa ilaika wa maa wassainaa bihiii Ibraahiima wa Muusa wa 'Eesaaa an aqiimud adiina wa laa tatafarraquu fiih; kabura 'alal mushrikiina maa tad'uuhum ilaih; Allaahu yajtabii ilaihi many yas.”

Artinya: “Dia (Allah) telah mensyariatkan kepadamu agama yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu (Muhammad) dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu tegakkanlah agama (keimanan dan ketakwaan) dan janganlah kamu berpecah belah di dalamnya. Sangat berat bagi orang-orang musyrik (untuk mengikuti) agama yang kamu serukan kepada mereka. Allah memilih orang yang Dia kehendaki kepada agama tauhid dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya bagi orang yang kembali (kepada-Nya).”

Demiikianlah penjelasan mengenai pengertian Ulul Azmi. Semoga kita , umat Muslim, selalu diberikan taufik untuk melaksanakan berbagai firman-Nya dan meneladani tindakan setiap Rasul Ulul Azmi.