Penggunaan Imbuhan -kan yang Tepat dalam Bahasa Indonesia

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Imbuhan -kan merupakan salah satu materi yang perlu dipelajari dalam bahasa Indonesia. Dengan demikian, para penutur bahasa tersebut bisa lebih memahami cara menggunakannya dengan tepat.
Supaya lebih mudah dalam memahaminya, contoh dari penggunaan imbuhan tersebut juga bisa diperhatikan. Bahkan contoh tersebut bisa dimanfaatkan untuk membuat kalimat sendiri di masa mendatang.
Imbuhan -kan dalam Bahasa Indonesia
Mengutip Buku Pintar Pelajaran SD/MI 5 in 1, Tim Guru Indonesia (2010: 245), imbuhan atau afiks adalah sisipan yang dibubuhkan pada sebuah kata.
Masih dalam halaman yang sama dijelaskan bahwa proses pemberian imbuhan atau afiksasi mengakibatkan perubahan bunyi, menghasilkan makna gramatikal, dan mengubah fungsi atau kelas kata.
Ada beragam contoh imbuhan dalam bahasa Indonesia. Salah satunya adalah imbuhan -kan. Imbuhan tersebut termasuk sufiks atau akhiran yang diletakkan di belakang suatu kata. Berikut beberapa fungsi dan contoh penggunaan imbuhan tersebut.
1. Membentuk Kata Kerja
Imbuhan ini bisa digunakan untuk membentuk kata kerja. Kata kerja ini akan menjadi imperatif bila diberi imbuhan -kan. Misalnya.
Bersih + kan = berikan
Contoh kalimat: Bersihkan kamarmu
Tulis + kan = carikan
Contoh kalimat: Tolong tuliskan namamu di sini.
2. Menyebabkan Suatu Barang di Tempat Tertentu
Imbuhan ini juga bisa digunakan agar suatu barang berada di tempat tertentu. Tempat yang dimaksud pun bisa diketahui tanpa memberitahu secara spesifik. Misalnya.
Tengah + kan = tengahkan
Contoh kalimat: Tengahkan kopi itu agar tidak jatuh.
Pinggir + kan = pinggirkan
Contoh kalimat: Tolong pinggirkan buku-bukumu terlebih dahulu.
3. Menyatakan Sungguh-sungguh
Penggunaan imbuhan ini juga bisa digunakan agar seseorang melakukan suatu hal dengan sungguh-sungguh. Berikut contohnya.
Dengar + kan = dengarkan
Contoh kalimat: Dengarkan semua perkatannya agar kamu memahami masalahnya.
Ucap + kan = ucapkan
Contoh kalimat: Ucapkan janjimu itu dengan lantang.
4. Menyatakan Sebab Akibat
Penggunaan imbuhan ini juga bisa bermanfaat untuk menyatakan kalimat yang memiliki sebab akibat. Kata-kata yang digunakan pun bisa berupa kata benda, kata kerja, maupun kata sifat. Berikut contohnya.
Hijau + kan = hijaukan
Contoh kalimat: Hijaukan hutan yang gundul demi mencegah pemanasan global!
Kelompok + kan = kelompokkan
Contoh kalimat: Kelompokkan benda-benda tersebut sesuai fungsinya!
Baca juga: Ulasan Kata Imbuhan Serapan dan Contohnya dalam Bahasa Indonesia
Dari pembahasan di atas dapat diketahui bahwa imbuhan -kan bisa digunakan untuk menyatakan beragam makna. Materi ini bisa langsung diterapkan dalam komunikasi di kehidupan sehari-hari. (LOV)
