Penggunaan Tanda Baca Titik dan Contoh dalam Bahasa Indonesia

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penggunaan tanda baca titik harus dipahami agar bisa menulis dengan benar. Tanda baca merupakan hal yang sangat penting dalam penulisan. Salah satu tanda baca yang sangat sering digunakan adalah tanda titik.
Tanda baca yang digunakan secara tepat akan membuat apa yang ditulis mudah untuk dipahami. Sebaliknya, jika penggunaannya salah, maka maksud dari tulisan bisa sulit dimengerti.
Memahami Penggunaan Tanda Baca Titik dan Contohnya
Ada beberapa perbedaan dalam bahasa tulis dan bahasa lisan. Pada bahasa tulis, terdapat simbol-simbol yang disebut sebagai tanda baca. Apa yang dimaksud sebagai tanda baca?
Mengutip dari Buku Pintar Bahasa Indonesia SD untuk Kelas 4, 5, & 6, Nuraeni (2010:17), tanda baca merupakan tanda yang digunakan dalam bahasa tulis. Tanda baca berfungsi untuk memudahkan kalimat yang dibuat agar bisa dipahami sesuai maksudnya.
Terdapat sejumlah tanda baca yang harus dipelajari, salah satu yang paling sering digunakan adalah tanda titik. Berikut adalah penjelasan penggunaan tanda baca titik (.) yang dikutip dari ejaan.kemdikbud.go.id.
1. Digunakan pada Akhir Kalimat Pernyataan
Contoh:
Ibuku lahir di Surabaya.
Mereka duduk di bagian belakang ruangan.
Membaca merupakan kegiatan yang sangat bagus dan memberikan banyak manfaat.
2. Digunakan di Belakang Angka atau Huruf pada Daftar, Perincian, Bagan, atau Tabel
Contoh:
I. Patokan Umum
II. Patokan Khusus
3. Digunakan Untuk Memisahkan Angka yang Menunjukkan Waktu
Contoh:
pukul 02.20.33 (pukul 2 lewat 20 menit 33 detik atau pukul 2, 20 menit, 33 detik)
02.20.33 jam (2 jam, 20 menit, 33 detik)
00.10.30 jam (10 menit, 30 detik)
00.00.01 jam (1 detik)
4. Digunakan untuk Memisahkan Bilangan Ribuan atau Kelipatannya yang Menunjukkan Jumlah
Contoh:
Jumlah penduduk di kota itu lebih dari 5.000.000 orang.
Ada lebih dari 2.000 pulau di negara itu.
Universitas ini memiliki lebih dari 2.200 mahasiswa.
5. Tidak Digunakan untuk Memisahkan Bilangan Ribuan atau Kelipatannya yang Tidak Menunjukkan Jumlah
Contoh:
Dia lahir pada tahun 1988 di Bogor.
Indonesia merdeka pada tahun 1945.
Materi tentang tanda baca ada dalam Buku Bahasa Indonesia, halaman 2067.
6. Tidak Digunakan pada Akhir Judul dan Subjudul
Contoh:
Memahami Tanda Baca
Gambar 1 Alat Ucap Manusia
7. Tidak Digunakan di Belakang Alamat Penerima Surat dan Tanggal Surat
Contoh:
Yth. Rahma Maulida, S.S.
Jalan Danau Toba B/19
Bandung
Baca juga: 13 Contoh Kalimat Mengandung Data dalam Bahasa Indonesia
Pembahasan tentang penggunaan tanda baca titik dan contohnya tersebut dapat dipelajari untuk menambah wawasan dalam bahasa Indonesia. (KRIS)
