Konten dari Pengguna

Penjelasan 3 Jenis Klasifikasi Agama menurut Ahmad Abdullah al-Masdoosi

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi 3 jenis klasifikasi agama menurut Ahmad Abdullah al-Masdoosi. Foto: pixabay.com/gdj-1086657/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi 3 jenis klasifikasi agama menurut Ahmad Abdullah al-Masdoosi. Foto: pixabay.com/gdj-1086657/

Jelaskan 3 jenis klasifikasi agama! Agama merupakan sistem yang mengatur peribadatan kepada Tuhan. Suatu agama juga tidak hanya mengatur hubungan antara seseorang dengan Tuhan, namun juga mengatur hubungan manusia baik dengan dirinya sendiri maupun hubungan dengan orang lain. Ahmad Abdullah al-Masdoosi mengklasifikasikan agama menjadi 3 kategori. Apa sajakah itu?

Penjelasan 3 Jenis Klasifikasi Agama menurut Ahmad Abdullah al-Masdoosi

Ahmad Abdullah al-Masdoosi adalah seorang aktivis dan pengacara asal Pakistan. Ia sangat aktif dalam kegiatan kesejahteraan sosial, dan peningkatan masyarakat.

Al-Masdoosi lahir di Mahboobnagar, India yang bergabung di Malis-e-Ittehad-ul-Muslimeen pada tahun 1938. Dengan awal karir politiknya, ia melepaskan praktik hukumnya dan pindah ke Hyderabad dam pernah terlibat sebuah proses hukum seputar pencaplokan Hyderabad oleh India. Akibatnya, ia harus bermigrasi ke Karachi, di Pakistan.

Al-Masdoosi menulis beberapa buku. Salah satu buku yang terkenal buatanya adalah Living Religions of the World. Di dalam buku tersebut, Ahmad Abdullah al-Masdoosi mengklasifikasikan agama.

Ilustrasi klasifikasi agama menurut Ahmad Abdullah al-Masdoosi. Foto: pixabay.com/gdj-1086657/

Adapun 3 jenis klasifikasi agama menurut Ahmad Abdullah al-Masdoosi yang dikutip dari buku Pendidikan Agama Islam untuk Perguruan Tinggi oleh Rusdianto, S.Pd.I. (2020:45), yakni:

Agama Wahyu dan Agama Bukan Wahyu

Revealed religions (agama wahyu atau agama samawi) adalah agama yang ajarannya menghendaki iman kepada Allah, kepada para rasul-Nya, kepada kitab-kitab-Nya dan pesan-pesan-Nya untuk disampaikan dan disebarkan kepada segenap umat manusia.

Non-revealed religion sering disebut sebagai agama kebudayaan (cultural religions, agama tabi'i' atau agama ardhi), yaitu agama yang bukan berasal dari Tuhan dengan jalan diwahyukan, melainkan agama yang ada karena hasil proses antropologis, yang terbentuk dari adat istiadat dan melembaga dalam bentuk agama formal.

Agama Misi dan Agama Bukan Misi (Missionary and Missionary)

Agama misionaris adalah agama yang ajarannya mengharuskan penganutnya menyebarkan kepada seluruh manusia. Agama yang tergolong misionaris hanya Islam. Akan tetapi pada perkembangan berikutnya, Kristen dan Budha menjadi agama misionaris.

Agama non-misionaris adalah agama yang ajarannya tidak mengharuskan penganutnya menyebarkan kepada seluruh manusia.

Agama Georafis (Kesukuan) dan Agama Uniersal (Geograohical and Universal)

Agama geografis ialah agama yang diturunkan dalam kawasan tertentu. Misalnya adalah agama Semitik, yaitu agama-agama yang diturunkan oleh Allah pada kawasan bangsa Semit; kawasan Timur Tengah dan sekitarnya, yang meliputi Kaldan, Arom, Arab, Palestina, Mesir, Israil. Agama yang masuk dalam kategori ini adalah Yahudi, Nasrani, dan Islam.

Agama universal ialah agama yang diturunkan secara universal atau diturunkan untuk semua manusia.

Adanya agama membuat manusia semakin mengetahui siapa yang menciptakan dan memahami batasan dalam berbuat. Selain itu, agama juga menghilangkan sesembahan akan benda-benda yang dianggap keramat.(MZM)