Penjelasan Arti Kafir dalam Alkitab Agama Kristen

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ketika membaca Alkitab, kita dapat menemukan kata-kata Ibrani, yaitu Goyim dan Am yang berarti bangsa-bangsa asing dan bangas milik Tuhan. Seringkali Alkitab menceritakan tentang bangsa yang menyembah berhala, seperti orang Israel yang membuat patung bagi dirinya sendiri untuk disembah. Adapun patung tersebut terbuat dari logam dan berbentuk sapi. Beberapa agama kafir pada saat itu memang menyembang sapi sebagai lambang kesuburan, yang kemudian dibuat menjadi patung untuk menghormati dewa kafir. Apa yang dimaksud dengan kafir? Nah, artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai penjelasan arti kafir dalam Alkitab agama Kristen.
Memahami Arti Kafir dalam Agama Kristen
Dikutip dari buku Pedoman Penafsiran Alkitab Kitab Ulangan yang ditulis oleh Robert G & Howard Hatton (2020: 230), beberapa cerita dalam Alkitab menceritakan tentang orang yang menyembah berhala atau kafir. Apa yang dimaksud dengan kafir? Arti kafir dalam Alkitab dapat ditemukan dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.
Kafir menurut Perjanjian Lama: Sebab dari puncak gunung-gunung batu aku melihat mereka, dari bukit-bukit aku memandang mereka. Lihat, suatu bangsa yang diam tersendiri dan tidak mau dihitung di antara bangsa-bangsa kafir (Bilangan 23: 9).
Kafir menurut Perjanjian Baru: Tetapi waktu kulihat, bahwa kelakuan mereka itu tidak sesuai dengan kebenaran Injil, aku berkata kepada Kefas di hadapan mereka semua: ‘Jika engkau, seorang Yahudi, hidup secara kafir dan bukan secara Yahudi, bagaimanakah engkau dapat memaksa saudara-saudara yang tidak bersunat untuk hidup secara Yahudi? (Galatia 2: 14).
Pada Perjanjian Lama, istilah Goyim digunakan untuk menyebutkan kata kafir atau bangsa-bangsa non-Yahudi. Kata kafir pun didefinisikan sebagai orang-orang yang tidak menyembah Allah Abraham. Sama halnya dengan arti kafir dalam Alkitab Perjanjian Baru, kafir ditunjukkan sebagai sebuah pola hidup yang tidak sesuai dengan adat Yahudi atau tidak sesuai perintah firman Tuhan. Kata kafir memang sering dipakai untuk mengungkapkan orang yang hidupnya tidak sesuai dengan perintah atau firman Tuhan. Semoga informasi di atas bermanfaat! (CHL)
