Konten dari Pengguna

Penjelasan Ending Alice in Borderland Season 3: Akhir Perjalanan Arisu

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi penjelasan ending alice in borderland season 3 - Sumber: unsplash.com/@matoovisato
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penjelasan ending alice in borderland season 3 - Sumber: unsplash.com/@matoovisato

Penjelasan ending Alice in Borderland season 3 menjadi topik hangat yang banyak dicari penggemar setelah episode terakhir tayang. Serial Alice in Borderland memang dikenal penuh kejutan,wajar jika banyak penonton ingin tahu lebih dalam makna di balik akhir ceritanya.

Ending yang penuh teka-teki membuat banyak orang bertanya-tanya tentang nasib Arisu, Usagi, dan karakter lainnya. Tidak heran jika diskusi mengenai interpretasi akhir cerita jadi topik yang ramai dibicarakan.

Penjelasan Ending Alice in Borderland Season 3 dan Fakta-Fakta Menariknya

Ilustrasi penjelasan ending alice in borderland season 3 - Sumber: unsplash.com/@glenncarstenspeters

Disutradarai oleh Shinsuke Sato, Alice in Borderland adalah serial yang tayang di Netflix sejak season pertamanya. Menurut buku British Children's Literature in Japanese Culture: Wonderlands and Looking-Glasses, Catherine Butler, (2023), Alice in Borderland (Imawa No Kuni No Arisu) diadaptasi dari manga karya Haro Asō.

Serial Alice in Borderland menceritakan kisah Ryohei Arisu yang tiba-tiba terjebak di sebuah dunia paralel bersama sekelompok orang asing. Satu-satunya jalan keluar dari dunia itu adalah dengan memainkan dan memenangkan serangkaian death game yang penuh kekejaman.

Berikut adalah beberapa fakta menarik dan penjelasan ending Alice in Borderland season 3 yang menarik untuk dibahas.

1. Kelanjutan Hubungan Arisu dan Usagi

Sejak awal, tujuan utama Arisu hanya satu, yaitu membawa Usagi kembali dari ambang kematian. Karena hanya ada jeda dua menit antara berhentinya detak jantung dan kematian permanen, ia harus memanfaatkan waktu itu sebaik mungkin.

Arisu akhirnya memilih tetap tinggal di dalam permainan, membiarkan Usagi bebas. Tapi ternyata dunia luar pun hanyalah simulasi lain yang dilanda gempa dan tsunami. Saat Usagi terseret arus, Arisu melompat ke air demi menyelamatkannya. Setelah perjuangan berat, keduanya berhasil bertahan hidup.

Bencana alam itu menjadi akhir dari permainan Borderland. Arisu dan Usagi akhirnya kembali ke dunia nyata, hanya dua menit setelah jantung mereka sempat berhenti. Arisu tersadar di rumah Ann, sementara Usagi terbangun di rumah sakit, dan mereka kembali dipertemukan.

2. Apakah Usagi Bisa Bertemu dengan Ayahnya?

Pertanyaan yang muncul kemudian adalah: Apakah Usagi berhasil bertemu dengan ayahnya? Motivasi utama Usagi kembali ke Borderland adalah untuk mencari ayahnya yang telah lama meninggal. Di babak akhir, ia memang melihat sosok sang ayah di puncak batu setelah berhasil selamat dari tsunami.

Meski tidak jelas apakah itu nyata atau sekadar bayangan, momen tersebut memberikan penutup emosional untuk hubungan ayah-anak yang sempat retak. Sosok sang ayah mendorong Usagi agar kembali ke dunia nyata dan hidup bersama orang-orang yang ia cintai, terutama Arisu.

3. Siapa Alice? Apakah Akan Ada Game Baru?

Di penghujung cerita, Arisu dan Usagi kembali ke kehidupan normal. Tapi, tanda-tanda aneh, seperti gempa bumi yang terjadi serentak di seluruh dunia, menunjukkan bahwa permainan bisa jadi belum benar-benar usai.

Adegan terakhir memperlihatkan suatu kafe di Amerika Serikat, dengan seorang pelayan bernama Alice. Ini mengisyaratkan bahwa tokoh utama baru akan segera muncul, membuka potensi permainan berikutnya yang lebih luas, bahkan bisa melibatkan seluruh dunia.

Baca Juga: Alice In Borderland Season 3 Berapa Episode? Ini Informasi Selengkapnya!

Penjelasan ending Alice in Borderland season 3 di Netflix membuka ruang interpretasi luas bagi para penggemar. Apakah itu pertanda akhir dari cerita atau justru awal dari misteri baru, semuanya kembali pada cara penonton menafsirkannya. (DNR)