Konten dari Pengguna

Penjelasan Fungsi Otot Pada Sistem Gerak Manusia dan Hewan

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Penjelasan Fungsi Otot Pada Sistem Gerak Manusia dan Hewan (Foto: Ben White | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Penjelasan Fungsi Otot Pada Sistem Gerak Manusia dan Hewan (Foto: Ben White | Unsplash.com)

Apa fungsi otot pada sistem gerak manusia dan hewan? Manusia dan hewan bertulang belakang memiliki sistem gerak yaitu tulang (rangka) dan otot. Tulang tidak bisa bergerak jika tidak ada otot, oleh karena itu tulang adalah alat gerak pasif. Sedangkan otot bisa menggerakkan tulang sehingga otot adalah alat gerak aktif.

Ada berapa macam otot pada tubuh manusia dan bagaimana mekanisme kerjanya? Untuk mengetahui jawabannya, simak penjelasannya berikut ini.

Fungsi Otot Pada Sistem Gerak Manusia dan Hewan

Ilustrasi Fungsi Otot Pada Sistem Gerak Manusia dan Hewan (Foto: Jonathan Borba | Unsplash.com)

Dikutip dari buku Pasti Bisa Ilmu Pengetahuan Alam oleh Tim Ganesa Operation (2016), otot berfungsi sebagai alat gerak aktif karena memiliki kemampuan untuk berkontraksi (mengerut) dan relaksasi. Otot manusia terdiri dari tiga macam sel otot sebagai berikut:

  1. Otot polos. Merupakan sel otot berbentuk gelendong dengan 1 inti yang terletak di tengah sel. Otot polos adalah otot tak sadar. Otot ini terletak di saluran pencernaan, kandung kemih, mata, saluran pernapasan, dan sebagainya.

  2. Otot lurik. Merupakan sel otot berbentuk silindris panjang dengan inti yang banyak. Pada otot lurik bisa terlihat bagian garis-garis terang dan gelap. Otot lurik adalah otot sadar. Otot ini menempel pada rangka sehingga disebut juga sebagai otot rangka.

  3. Otot jantung. Merupakan sel otot yang berbentuk seperti otot lurik, namun terletak di jantung. Otot jantung adalah otot tak sadar.

Mekanisme Kerja Otot

Tulang atau rangka bisa bergerak karena ada sel otot yang berkontraksi. Otot berkontraksi karena adanya pengaruh zat asetilkolin yang peka terhadap rangsangan. Zat asetilkolin membebaskan ion kalsium ⟶ ion kalsium menyebabkan protein otot (aktin + miosin) membentuk aktomiosin ⟶ otot memendek = otot berkontraksi. Kebalikannya, ion kalsium masuk ke plasma sel ⟶ aktomiosin pecah menjadi aktin + miosin lagi ⟶ otot lemas = otot relaksasi.

Otot berkontraksi menjadi besar, memendek, dan mengeras. Ketika otot berkontraksi maka tulang tempat otot melekat akan ditarik sehingga tulang bergerak. Pergerakan pada tulang menyebabkan persendian ikut bergerak. Otot memerlukan energi yang berasal dari sel-sel otot untuk berkontraksi. Setelah otot bekerja, otot akan menghasilkan zat sisa yang disebut asam laktat. Asam laktat ini akan dibawa oleh darah ke luar tubuh dan menyebabkan rasa pegal. Diperlukan oksigen dalam jumlah banyak untuk menguraikan asam laktat.

Jadi, apa fungsi otot pada sistem gerak manusia dan hewan? Fungsinya adalah sebagai alat gerak. Sekian penjelasannya. (KRIS)