Konten dari Pengguna

Penjelasan Kutub pada Baterai dan Proses Baterai Menghasilkan Listrik

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kutub pada Baterai | Sumber: Unsplash/Roberto Sorin
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kutub pada Baterai | Sumber: Unsplash/Roberto Sorin

Baterai adalah benda yang lazim digunakan oleh masyarakat. Misalnya saja baterai digunakan pada remot, senter, mainan anak-anak, jam dinding, dan sebagainya. Jika diperhatikan ada kutub pada baterai. Apa saja kutub yang ada di baterai?

Selain harus memahami kutub pada baterai, proses baterai menghasilkan listrik juga bisa dipelajari. Baterai juga dibagi menjadi beberapa jenis yang harus diketahui.

Kutub pada Baterai

Ilustrasi Kutub pada Baterai | Sumber: Unsplash/Claudio Schwarz

Dikutip dari Dasar-Dasar Baterai, Noer dan Dayana (2021), baterai merupakan perangkat yang terdiri atas satu atau lebih sel elektrokimia dengan koneksi eksternal yang disediakan untuk pemberi daya pada perangkat listrik.

Apa saja kutub baterai? Pada saat baterai memasok daya listrik, terminal positifnya adalah katode dan terminal negatifnya adalah anode. Terminal dengan tanda negatif adalah sumber elektron yang akan mengalir melalui rangkaian listrik eksternal ke terminal positif.

Kutub dengan tanda positif berarti kutub tersebut mempunyai energi potensial yang lebih tinggi daripada kutub dengan tanda negatif. Kutub dengan tanda negatif merupakan sumber elektron yang akan memberikan energi ke peralatan eksternal saat dihubungkan ke rangkaian eksternal.

Proses Baterai Menghasilkan Listrik

Ilustrasi Kutub pada Baterai | Sumber: Unsplash/Brett Jordan

Baterai merupakan perangkat yang bisa menghasilkan tegangan DC dengan cara mengubah energi kimia dalam baterai menjadi energi listrik melalui reaksi redoks (reduksi-oksidasi). Ada dua proses yang terjadi pada baterai, yaitu:

1. Proses Pengisian

Proses pengisian adalah proses mengubah energi listrik menjadi energi kimia. Ketika baterai disambungkan dengan beban, yang akan terjadi adalah elektron mengalir ke elektroda positif (PbO2) melalui beban dari elektroda negatif (Pb). Selanjutnya, ion-ion negatif mengalir ke elektroda negatif.

Arus listrik bisa mengalir karena terdapat elektron yang bergerak ke dan/atau dari elektroda sel dengan cara reaksi ion antara molekul elektroda dengan molekul elektrolit. Hal tersebut memungkinkan elektron untuk mengalir.

2. Proses Pengosongan

Proses pengosongan adalah proses mengubah energi kimia menjadi energi listrik. Pada proses pengosongan, setiap molekul air akan terurai. Ion oksigen yang bebas bergabung dengan setiap atom Pb pada plat positif sehingga membentuk timah peroksida (PbO2).

Setiap pasang ion hidrogen (2H+) yang berada di dekat plat negatif akan bergabung dengan ion negatif sulfat (SO4-) di plat negatif untuk membentuk asam sulfat.

Baca juga: Kandungan Suatu Larutan yang Dapat Menghantarkan Listrik

Penjelasan tentang kutub pada baterai dan proses baterai menghasilkan listrik tersebut bisa dipahami untuk menambah wawasan. (KRIS)