Penjelasan Lawan Kata Harmoni dalam Bahasa Indonesia

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apabila kita mendengar kata harmoni, pasti hal yang terbesit di pikiran kita adalah sesuatu yang beriringan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), harmoni adalah pernyataan rasa, aksi, gagasan, dan minat, keselarasan, dan keserasian. Ketika seseorang mengharmonikan sesuatu, berarti dia membuat atau menjadi hal tersebut harmoni.
Setiap kata pasti memiliki antonim atau lawan dari kata tersebut termasuk harmoni. Nah, artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai lawan kata harmoni. Harapannya informasi berikut dapat menambah wawasan dan perbendaharaan kata kamu.
Baca juga: Lawan Kata Baik dan Perbedaannya dengan Kata Benar dalam bahasa Indonesia
Apa Kata Lain dari Harmoni?
Dikutip dari buku Harmoni Semesta yang ditulis oleh Meyda Sefira dan Lutfiah Hayati (2017: ix), harmoni adalah kolaborasi sesuatu yang menghasilkan satu tujuan yang semesta.
Pengertian semesta tersebut mengarah pada cakupan lingkup yang lebih luas. Melalui harmoni, seseorang percaya bahwa segala sesuatu di muka bumi saling berkaitan satu sama lain.
Pengertian harmoni juga dapat dijelaskan sebagai sikap yang diharapkan antar kelompok, dalam kehidupan keberagaman masyarakat yang harus direalisasikan secara optimal. Faktanya sikap harmoni dalam hidup antar kelompok umat beragama di Indonesia sudah cukup dapat diapresiasi.
Kata harmoni memiliki arti yang sama dengan ketertiban, kesopanan, keteraturan, disiplin, tenang, dan lain sebagainya. Namun, kata harmoni juga memiliki lawan kata atau antonim. Apa itu antonim?
Dikutip dari buku Kamus Pintar Sinonim Antonim dan EYD Indonesia yang ditulis oleh Aisyah Atikah Deasy (2015: 6), antonim merupakan sebuah konsep yang digunakan dalam pembelajaran bahasa Indonesia untuk membantu siswa mengerti kata yang saling berlawanan.
Penggunaan antonim dapat membantu siswa memahami makna kata dan meningkatkan kemampuan mereka untuk berbicara dan menulis dalam bahasa Indonesia.
Selain itu, pembelajaran antonim dapat membantu siswa memahami makna kata lebih dalam. Seseorang dapat memahami makna kata yang berlawanan dan menggunakannya secara benar dalam kalimat dengan mempelajari antonim.
Dalam KBBI, antonim harmoni adalah bising, pemarah, rusuh, disharmoni, disonansi, ketidakcocokan, ketidakselarasan, ketidaksesuaian, dan kacau balau. Semoga informasi di atas bermanfaat! (CHL)
