Penjelasan Mengapa Ada Daerah di Bumi yang Terang dan Gelap

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap hari, kita mengalami pergantian siang dan malam. Hal ini membuktikan bahwa ada sebagian daerah bumi yang terang dan sebagian daerah di bumi yang gelap. Mengapa ada daerah di bumi yang terang sedangkan sebagian bumi lainnya gelap?
Penjelasan lengkap mengenai alasan mengapa ada daerah di bumi yang terang dan sebagian lainnya yang gelap dapat membantu Anda memahami fenomena siang dan malam yang terjadi di bumi.
Penjelasan Mengapa Ada Daerah di Bumi yang Terang dan Gelap beserta Penyebabnya
Fenomena siang malam merupakan fenomena harian yang selalu kita temui setiap hari. Ketika kita mengalami siang hari, sebagian daerah di belahan bumi lainnya mengalami malam hari. Hal tersebut berarti sebagian bumi mengalami siang sedangkan sebagian bumi lainnya mengalami malam. Mengapa ada daerah di bumi yang terang dan gelap?
Adanya sebagian daerah di bumi yang terang dan sebagian gelap terjadi karena adanya gerak rotasi yang dilakukan bumi. Gerak rotasi adalah gerakan perputaran bumi yang dilakukan terhadap porosnya. Lama rotasi bumi adalah satu hari atau kurang lebih 24 jam. Pembahasan mengenai waktu rotasi bumi dijelaskan dalam buku berjudul Mega Bank Soal SMP Kelas 1,2,3 yang disusun oleh Tim Guru Eduka, M. Khalfani (2014:296).
Dikutip dari buku tersebut bahwa waktu yang diperlukan bumi untuk melakukan gerakan perputaran pada porosnya atau gerakan rotasi adalah selama 23 jam 56 menit 4 detik yang kemudian dibulatkan menjadi 24 jam. Bumi melakukan rotasi dari arah barat ke timur sehingga menyebabkan peristiwa siang dan malam di bumi.
Hal ini terjadi karena ada bagian bumi yang menghadap ke matahari dan ada bagian yang membelakangi matahari. Bagian bumi yang menghadap matahari akan terang dan mengalami siang. Pembahasan ini lebih lengkap dipaparkan dalam buku berjudul Buku Siswa Geografi SMA/MA Kelas 10 yang disusun oleh Dadang Tri Atmoko, S.Pd. M.Sc. & Rudarti, S.Pd. (2021: 154).
Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa bumi melakukan gerakan berputar pada porosnya yang disebut sebagai gerakan rotasi. Adanya gerak rotasi bumi ini, manusia mengalami berbagai fenomena, salah satunya adalah fenomena siang dan malam. Bentuk bumi yang menyerupai bola menyebabkan tidak semua bagian bumi terkena sinar matahari secara bersamaan.
Akan ada belahan bumi yang terang terkena sinar matahari, sedangkan sisi dibaliknya gelap tidak terpapar cahaya. Oleh sebab itu, ketika di Indonesia sedang mengalami fenomena siang hari, wilayah negara lainnya mengalami fenomena malam hari. Dengan adanya gerakan rotasi bumi yang terus berputar, maka setengah bagian bumi yang terkena sinar matahari selalu bergiliran.
Selain terjadinya fenomena siang dan malam di bumi, gerakan bumi berputar pada porosnya atau gerakan rotasi bumi dapat memberikan pengaruh terhadap kehidupan di bumi, antara lain:
Adanya perbedaan waktu antara tempat satu dengan tempat lainnya
Bentuk permukaan bumi yang semakin pepat di kedua kutubnya
Peredaran semu harian matahari dari timur ke barat atau yang biasa dikenal sebagai waktu terbit dan terbenamnya matahari
Perubahan arah angin
Terjadinya pasang surut air laut
Baca juga: 5 Akibat Rotasi Bumi bagi Makhluk Hidup
Demikian penjelasan jelas mengenai alasan mengapa ada daerah di bumi yang terang sedangkan sebagian lainnya gelap. (DAP)
