Konten dari Pengguna

Penjelasan Mengenai Teknik Dasar yang Digunakan untuk Membuat Miniatur Jembatan

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi teknik dasar yang digunakan untuk membuat sebuah miniatur jembatan, sumber foto Mason Kimbarovsky on Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi teknik dasar yang digunakan untuk membuat sebuah miniatur jembatan, sumber foto Mason Kimbarovsky on Unsplash

Jembatan merupakan salah satu bagian dari infrastruktur yang memiliki fungsi sangat vital dalam kehidupan masyarakat. Dengan adanya jembatan maka dapat menghubungkan dua daerah yang terpisah, misalnya terpisah oleh jurang atau sungai. Dengan adanya jembatan maka orang yang ingin berpindah ke wilayah yang lainnya tidak perlu memutar untuk mencari jalan yang mudah, dengan begitu akan mempersingkat waktu tempuh. Namun dalam membuat sebuah jembatan untuk menghubungkan satu wilayah dengan wilayah yang lain harus memperhatikan banyak faktor, karena jika sampai salah perhitungan maka akan berakibat fatal. Sebelum membuat sebuah jembatan yang asli biasanya akan dibuat terlebih dahulu miniatur dari jembatan tersebut. Miniatur jembatan sendiri jika digunakan untuk latihan dan juga belajar bisa dibuat dengan menggunakan stik es krim, lalu teknik dasar yang digunakan untuk membuat sebuah miniatur jembatan adalah teknik persambungan dan penguatan, berikut adalah ulasannya.

Teknik Dasar dalam Miniatur Jembatan

Ilustrasi teknik dasar yang digunakan untuk membuat sebuah miniatur jembatan, sumber foto Indira Tjokorda on Unsplash

Dalam membuat miniatur jembatan dikutip dari buku Teknik Pelaksanaan Pekerjaan Jembatan karya Salmani, Surat, dan Ria Adriyati, (2022) dijelaskan bahwa ada dua teknik utama yang biasanya digunakan dalam pembangunan jembatan ataupun miniaturnya yaitu teknik persambungan dan teknik penguatan. Teknik persambungan sendiri merupakan teknik yang digunakan untuk menyambungkan atau menghubungkan dua buah benda atau lebih.

Sedangkan untuk teknik penguatan, merupakan teknik yang digunakan untuk memperkuat sebuah bangunan. Kekuatan konstruksi miniatur jembatan dipengaruhi oleh bahan yang digunakan dan teknik pembuatan

Jika Anda ingin mencoba untuk membuat miniatur jembatan dengan menggunakan dua teknik dasar tersebut bisa menyiapkan alat dan bahan berikut ini.

Alat

  1. Penggaris. Penggaris dipakai sebagai alat bantu untuk mengukur bahan agar didapat ketepatan dalam ukuran dan kerapian pembuatan.

  2. Gunting dan cutter. Gunting dan cutter digunakan untuk memotong bahan sehingga hasilnya rapi. Cutter cocok dalam pemotongan bentuk yang punya pola ukuran kecil secara rapi.

  3. Kuas. Kuas dipakai pada langkah akhir pembuatan jembatan untuk pengecatan. Jembatan pun akan jauh lebih menarik setelah diberi warna.

Bahan

  1. Korek api. Korek api dapat memberikan efek seni pada pembuatan miniatur jembatan.

  2. Stik es krim. Stik es krim dapat dipakai untuk merangkai miniatur jembatan pada berbagai bagian konstruksinya. Bahan ini juga kerap digunakan pada pembuatan miniatur bangunan seperti rumah atau tempat ibadah.

  3. Balok kayu. Balok kayu berasal dari kayu solid yang diolah menjadi bentuk balok. Bahan kayu tersebut dibuat segi empat dengan sisi siku-siku berukuran tebal 6-8 cm dan lebar 12-15 cm.

Jadi dapat disimpulkan bahwa teknik dasar yang digunakan untuk membuat suatu miniatur jembatan adalah teknik penyambungan dan teknik penguatan. (WWN)