Konten dari Pengguna

Penjelasan Proses Spermatogenesis melalui Skema Sperma Pria

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Penjelasan Proses Spermatogenesis melalui Skema. Foto: dok. Deon Black (Unsplash)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Penjelasan Proses Spermatogenesis melalui Skema. Foto: dok. Deon Black (Unsplash)

Dalam sistem reproduksi laki-laki, sperma memiliki peran penting agar pembuahan dapat terjadi. Sperma dapat terbentuk melalui proses spermatogenesis. Penjelasan mengenai jawaban dari soal “jelaskan proses spermatogenesis melalui skema sperma pria” dapat membantu Anda memahami proses spermatogenesis.

Proses spermatogenesis terjadi dalam beberapa tahapan. Ulasan tentang penjelasan proses spermatogenesis pada pria yang disajikan dalam artikel ini dapat memudahkan Anda mengenali tahapan dalam proses spermatogenesis pada reproduksi pria.

Penjelasan Proses Spermatogenesis melalui Skema Sperma Pria Lengkap

Ilustrasi Penjelasan Proses Spermatogenesis melalui Skema. Foto: dok. Dainis Graveris (Unsplash)

Sperma yang merupakan sel reproduksi pria yang dapat membuahi sel telur pada wanita. Sebelum sperma dapat membuahi sel telur, sperma melalui sebuah proses yang dikenal dengan sebutan spermatogenesis apa itu spermatogenesis?

Pengertian spermatogenesis dijelaskan dalam buku Perkembangan Hewan Embriogenesis yang disusun oleh Dr. Adnan, M.S., ‎M. Hidayat, Miskadi, Muhamad Suhardi, Randi Pratama Murtikusuma (2022: 6).

Dikutip dari dalam buku tersebut bahwa spermatogenesis adalah proses pembentukan sperma yang berlangsung di dalam gonad jantan atau testis, tepatnya pada dinding tubulus seminiferus. Spermatogenesis dimulai dengan aktifnya sel-sel spermatogonia bermitosis yang dilanjutkan dengan terjadinya pembelahan reduksi atau meiosis, hingga menghasilkan spermatid.

Dalam proses spermatogenesis terdapat beberapa tahapan. Penjelasan proses spermatogonesis melalui skema sperma pria dipaparkan secara lengkap dalam buku berjudul Fisiologi Sistem Reproduksi Pria yang disusun oleh Dicky Moch Rizal (2021: 34).

Tertulis dalam buku tersebut bahwa spermatogenesis dimulai dengan adanya spermatogenik yang kemudian akan mengalami perkembangan secara mitosis menjadi spermatosit primer.

selanjutnya spermatosit primer akan mengalami perkembangan meiosis menjadi spermatosit sekunder yang kemudian berubah menjadi spermatid dan berakhir sebagai spermatozoa. Peristiwa Spermatogenesis terjadi di tubulus seminiferus.

Dalam peristiwa spermatogenesis, terdapat tiga tahapan antara lain:

  • Spermatogoniogenesis: peristiwa pembentukan spermatosit dari spermatogonia. Dalam peristiwa ini terjadi pembelahan mitosis sehingga terbentuk perubahan dari diploid menjadi haploid.

  • Pematangan spermatosit: terjadi peristiwa pembentukan spermatid dari spermatosit sekunder. Peristiwa ini memberikan pengaruh sebagai sumber variasi genetik.

  • Spermiogenesis: terjadi peristiwa perubahan spermatid menjadi spermatozoa. Peristiwa ini menjadi salah satu tahapan penting dalam rangka penyempurnaan fungsi dari spermatozoa secara individual. Dalam tahapan ini terjadi perubahan yang sangat signifikan serta meningkatkan persiapan spermatid menjadi spermatozoa. Tahapan ini membuat sel spermatosit yang berbentuk bulat berubah menjadi spermatid awal yang berbentuk lonjong, kemudian berakhir dengan terbentuknya spermatozoa. Dalam tahapan ini, terjadi kondensasi kromatin di bagian kepala sperma, hilangnya sitoplasma di bagian leher dan juga terbentuknya ekor spermatozoa.

Baca juga: Urutan Spermatogenesis dalam Kajian Biologi

Demikian penjelasan proses spermatogenesis melalui skema sperma pria yang disajikan secara ringkas dan mudah dipahami. Pemaparan ini dapat memperluas wawasan Anda khususnya mengenai proses reproduksi pada manusia. (DAP)