Penjelasan Rumus Tunggal Lengkap dengan Kunci Jawaban

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam soal perhitungan bunga tabungan, pengertian bunga adalah besarnya uang jasa imbalan yang diberikan oleh suatu lembaga keuangan. Sebuah bunga tabungan dapat dihitung dengan rumus tunggal, yaitu bunga yang dihitung terhadap modal dalam jangka waktu tertentu.
Bunga tunggal timbul pada setiap akhir jangka waktu tertentu (tahun, bulan, hari, periode) dan besar bunga pada setiap jangka waktunya adalah sama.
Penjelasan Rumus Tunggal untuk Bunga Tabungan
Rumus bunga tunggal dapat dijabarkan dengan B = M x i x t, yang mana B = bunga; M = modal (uang yang dipinjam); i = persen bunga; dan t = lama pembungaan. Dikutip dari buku Matematika SMK 2 Kelompok Bisnis dan Manajemen yang ditulis oleh Syamsuddin, berikut adalah contoh soal dengan pembahasannya:
1. Modal Rp 100.000,- dipinjamkan dengan suku bunga tunggal 10% per tahun selama 3 tahun maka besar bunga pada setiap akhir tahun sebagai berikut: Tahun 1 = 10.000; Tahun 2 = 10.000; dan Tahun 3 = 10.000. Berapa besar modal pada akhir tahun ke-3?
Perhitungan bunga setiap tahun = 10/100 x 100.000 = Rp 10.000,-
Besar modal pada akhir tahun ke-3 adalah = 100.000 + (3 x 10.000) = Rp 130.000,-
2. Modal sebesar Rp 1.000.000,- dipinjamkan dengan perjanjian bunga tunggal 18% setahun. Hitunglah besar bunga apabila modal tersebut dibungakan selama a) 3 tahun; b) 7 bulan.
Jawaban:
b = 1.000.0000 x 18 x 3/100 = Rp 540.000,-
b = 1.000.0000 x 18 x 7/100 = Rp 105.000,-
3. Seseorang membungakan uangnya dengan aturan bunga tunggal sebesar 25% setahun. Dalam berapa harikah uang itu menjadi 6,5 kali uang semula?
Jawaban:
6,5 M = M + M . P . T/K
5,5 M = M . 25 . T/36.000
198.000 M = 25 M T
T = 198.000/25 = 7.920 hari
Baca juga: Pengertian Suku Bunga Nominal, Rumus, dan Contoh Perhitungannya
Pastikan untuk menggunakan rumus tunggal untuk bunga tabungan dalam mengerjakan contoh soal di atas, semoga bermanfaat! (CHL)
