Penjelasan Singkat mengenai Perbedaan Ghibah dengan Kritik

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penting bagi umat muslim untuk bisa membedakan ghibah dan kritik. Apalagi ghibah merupakan kegiatan yang dilarang dalam agama Islam. Sayangnya, masih banyak umat muslim yang kesulitan saat diminta untuk berikan penjelasan singkat mengenai perbedaan ghibah dengan kritik.
Padahal dari segi makna dan tujuannya, kedua hal tersebut memiliki perbedaan yang sangat kentara. Namun, sayangnya masih ada sebagian orang yang salah kaprah terhadap kedua istilah tersebut.
Berikan Penjelasan Singkat mengenai Perbedaan Ghibah dengan Kritik!
Berikut ini adalah penjelasan singkat mengenai perbedaan ghibah dengan kritik yang penting untuk diketahui umat muslim.
1. Ghibah
Mengutip dari buku Spiritual Muslimah, Teh Ninih Muthmainnah, Inas Inayati Ashriyah, dan Emsoe Abdurrahman (hal 120), ghibah berasal dari kata ghib yang bermakna tidak tampak. Dengan kata lain, ghibah merupakan kegiatan membicarakan orang lain dan seandainya orang yang dibicarakan tersebut mendengarnya, dia akan merasa tidak enak hati.
Islam mengimbau kepada umat muslim untuk menghindari perbuatan ghibah. Hal ini telah dijelaskan dalam Surat Al Hujurat ayat 12 yang berbunyi sebagai berikut.
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اجْتَنِبُوْا كَثِيْرًا مِّنَ الظَّنِّۖ اِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ اِثْمٌ وَّلَا تَجَسَّسُوْا وَلَا يَغْتَبْ بَّعْضُكُمْ بَعْضًاۗ اَيُحِبُّ اَحَدُكُمْ اَنْ يَّأْكُلَ لَحْمَ اَخِيْهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوْهُۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ تَوَّابٌ رَّحِيْمٌ ١٢
Artinya, "Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah banyak prasangka! Sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa. Janganlah mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Bertakwalah kepada Allah! Sesungguhnya Allah Maha Penerima Tobat lagi Maha Penyayang."
2. Kritik
Kritik merupakan tanggapan dan/atau kecaman terhadap apapun. Umumnya, kritik ini ditujukan kepada celah keburukan, sehingga banyak orang yang cenderung tidak tahan dengan kritikan.
Akan tetapi, apabila seseorang yang dikritik mampu menerima kritikan, maka apa yang dikritik akan menjadi bahan evaluasi sehingga dapat bermakna positif. Begitu juga sebaliknya.
Dalam ajaran Islam, mencari kesalahan atau keburukan orang sebenarnya adalah hal yang tidak diperbolehkan. Akan tetapi, terkadang kritik memang dibutuhkan untuk membangun kualitas diri.
Baca Juga: Alasan Mengapa Ghibah Dilarang oleh Agama Islam
Itu dia penjelasan singkat mengenai perbedaan ghibah dengan kritik. Semoga bermanfaat. (Anne)
