Konten dari Pengguna

Penjelasan Tauhid, Lawan dari Kata Syirik dalam Agama Islam

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Lawan dari Kata Syirik. (Foto: Imad Alassiry | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Lawan dari Kata Syirik. (Foto: Imad Alassiry | Unsplash.com)

Lawan dari kata syirik adalah tauhid. Dalam agama Islam, Allah SWT adalah Tuhan satu-satunya yang menciptakan alam semesta beserta isinya. Sebagai umat muslim, hanya boleh mempercayai satu Tuhan, yakni Allah SWT.

Orang-orang yang percaya atau bahkan menyembah tuhan selain Allah SWT bisa dikatakan sebagai syirik. Lantas apa yang disebut sebagai tauhid? Apa saja jenis-jenis tauhid dalam agama islam?

Lawan dari Kata Syirik dalam Islam

Ilustrasi Lawan dari Kata Syirik. (Foto: Imad Alassiry | Unsplash.com).

Apa lawan dari kata syirik? Lawan dari kata syirik adalah tauhid. Syirik adalah suatu perbuatan yang menyekutukan Allah SWT. Artinya, seseorang mempercayai adanya maha kuasa selain Allah SWT. Orang-orang yang menyekutukan Allah SWT disebut sebagai musyrik.

Sementara itu, mengutip buku Konsep Pendidikan Sosial Berbasis Tauhid dalam perspektif Al-Qur’an, Khoiruddin dan Zamroni (2023), tauhid berarti memandang Allah sebagai Esa (tunggal) dan bukan berarti memandang segala sesuatu sebagai satu dan satu-satunya. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT pada Al-Quran dalam surat Al-Baqarah ayat 163.

Khoiruddin dan Zamroni dalam buku yang sama, adapun pengertian tauhid dalam ayat tersebut tauhid adalah mempercayai bahwa Allah SWT adalah satu-satunya pencipta, pemelihara, penguasa, dan pengatur Alam Semesta dengan penuh penghayatan, dan keihklasan beribadah kepada-Nya, meninggalkan peribadatan selain kepada-Nya, serta membenarkan nama-nama-Nya yang Mulia (asma’ul husna), dan sifat-sifat-Nya yang Maha Sempurna, dan menafikan sifat kurang dan cela dari-Nya.

Dalam agama islam, tauhid secara teoritis diklasifikasikan menjadi tiga jenis. Apa saja jenis-jenis tauhid tersebut?

1. Tauhid Rububiyah

Tauhid rububiyah adalah suatu kata yang dinisbatkan kepada nama Allah SWT yakni “Rabb”. Nama ini memiliki arti Al-Murabbi (pemelihara), An-Nasir (penolong), Al-Malik (pemilik), Al-Mushlih (yang memperbaiki), dan lain sebagainya.

Terdapat dimensi-dimensi keimanan yang tercakup dalam tauhi rububiyah sebagai berikut:

  • Beriman kepada zat Allah SWT

  • Beriman kepada takdir Allah SWT

  • Beriman kepada perbuatan Allah SWT yang bersifat umum

2. Tauhid Uluhiyah

Tauhid uluhiyah diambil dari kata “ilah” yang artinya “yang disempah” atau “yang ditaati”. Istilah kata “ilah” mengandung dia makna, yakni bermakna ketaatan dan ibadah.

3. Tauhid Asma’Wash-Shifat

Tauhid ini memiliki arti pengakuan serta kesaksian yang tegas atay semua sifat dan juga nama Allah SWT yang sempurna.

Baca juga: Pengertian Syirik Khafi dalam Ajaran Islam

Dapat disimpulkan bahwa lawan dari kata syirik adalah tauhid. Sebagai umat muslim, hanya kepada Allah SWT kita meminta dan berdoa. Jika mempercayai tuhan selain Allah SWT, maka akan menjadi musyrik. (FAR)