Penjelasan tentang Apa itu Orientasi dalam Cerita

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hampir sebagian besar karya sastra bahasa Indonesia memiliki bagian orientasi atau pengenalan. Apa itu orientasi dalam cerita? Orientasi adalah tahap memperkenalkan tokoh utama dan hubungan antara tokoh dalam cerita serta penataan cerita. Kamu dapat menganalisis pesan dan unsur-unsur pembangun cerita pendek dalam buku kumpulan cerita pendek. Hal tersebut dilakukan dengan mengkaji unsur-unsur pembangunnya dan mencari pesan atau amanat dari pesan. Nah, artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai bagian orientasi dalam sebuah cerita.
Baca juga: Istilah Urutan Cerita yang Dimulai dari Orientasi sampai dengan Resolusi
Apa Contoh Orientasi dalam Cerita?
Dalam suatu cerpen, struktur alur terdiri atas orientasi/perkenalan, komplikasi/pertentangan, resolusi, evaluasi yang bersifat opsional, dan koda yang bersifat opsional. Berikut adalah penjelasan masing-masing bagian yang dikutip dari buku Pasti Bisa Bahasa Indonesia untuk SMA/MA Kelas XI yang ditulis oleh Tim Ganesha Operation (2017: 60):
Orientasi adalah tahap memperkenalkan tokoh utama dan hubungan antara tokoh dalam cerita serta penataan cerita. Contoh: Dikisahkan pada suatu hari yang cerah ada seekor semut berjalan-jalan ditaman.ia sangat bahagia karena bisa berjalan-jalan melihat taman yang indah.Sang semut berkeliling taman sambil menyapa binatang-binatang yang berada di taman itu.
Komplikasi adalah timbulnya konflik serta perkembangan konflik hingga mencapai puncak konflik. Contoh: Sang semut selalu membanggakan dirinya yang bisa pergi ke tempat ia suka. Bahkan, sang semut kuat mengangkat beban yang lebih besar daripada tubuhnya. Sang semut merasa bahwa dirinya adalah binatang yang paling hebat. Si kepompong hanya diam saja mendengar ejekan tersebut.
Resolusi adalah penyelesaian konflik-konflik yang terjadi pada tahap komplikasi. Contoh: Sang semut berterima kasih kepada kupu-kupu karena kupu-kupu telah menyelamatkan nyawanya. Ia memuji kupu-kupu sebagai binatang yang hebat dan terpuji.
Evaluasi merupakan penilaian terhadap jalannya cerita atau konflik.
Koda merupakan bagian cerita berupa kesimpulan tentang kejadian atau penyelesaian. Contoh: Akhirnya,sang semut berjanji kepada kupu-kupu bahwa dia tidak akan menghina semua makhluk ciptaan tuhan yang ada di taman itu.
Apakah sekarang kamu lebih paham mengenai apa itu orientasi dalam cerita. Semoga bermanfaat! (CHL)
