Penjelasan tentang Kaitan antara Manusia dengan Sejarah

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejarah adalah kejadian atau peristiwa yang terjadi di masa lampau. Setiap manusia memiliki sejarahnya masing-masing. Misalnya saja sejarah kelahiran kalian tentu berbeda dengan sejarah kelahiran orang lain. Jelaskan kaitan antara manusia dengan sejarah!
Apakah memang ada kaitan antara manusia dengan sejarah? Simak penjelasannya dan pengertian sejarah berikut ini untuk menambah wawasan kalian.
Baca juga: Alasan Sejarah Berkaitan dengan Masa Depan dan Masa Lalu
Pengertian Sejarah
Apa yang dimaksud dengan sejarah? Dikutip dari Buku Siswa Sejarah Peminatan SMA/MA Kelas 10 oleh Widodo (2021), kata sejarah berasal dari bahasa Arab syajaratun yang artinya adalah ‘pohon akar/asal usul’.
Sedangkan dalam bahasa Inggris, sejarah disebut dengan history yang berarti ‘yang sudah lampau’. Beberapa ahli juga mengemukakan pengertian sejarah sebagai berikut:
Herodotus. Sejarah bergerak secara melingkar yang tinggi rendahnya disebabkan oleh keadaan manusia itu sendiri.
Ibnu Khaldun. Sejarah sebagai catatan tentang manusia dan peradabannya dengan seluruh proses perubahan secara nyata dengan segala sebab dan akibatnya.
Sartono Kartodirdjo. Sejarah pada hakikatnya dibatasi oleh dua hal, yaitu sejarah dalam arti objektif dan sejarah dalam arti subjektif. Sejarah dalam arti objektif adalah sejarah sebagai proses yang dalam realitanya merujuk pada kejadian itu sendiri. Sejarah dalam arti subjektif adalah suatu bangunan yang disusun sebagai suatu cerita dari penulis.
Kaitan antara Manusia dengan Sejarah
Manusia dan sejarah adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Manusia memiliki tiga dimensi waktu: masa lalu, masa kini, dan masa depan. Manusia adalah makhluk yang membuat dan menentukan sejarah.
Bisa dikatakan manusia adalah aktor utama dalam sejarah. Sejarah tidak membahas tentang tumbuhan dan hewan, tetapi sejarah membahas manusia dan aktivitasnya. Setiap aktivitas yang dilakukan oleh manusia adalah kajian dalam sejarah.
Selain manusia, sejarah juga memiliki unsur lain yang penting yaitu ruang dan waktu. Hal ini dikarenakan setiap peristiwa sejarah yang terjadi pasti berkaitan dengan ruang dan waktu. Jadi, unsur penting dalam sejarah ada tiga: manusia, ruang, dan waktu.
Unsur ruang yang dimaksud adalah tempat terjadinya suatu peristiwa sejarah. Ruang dalam peristiwa sejarah berhubungan dengan unsur geografis.
Sedangkan, unsur waktu dalam sejarah berhubungan dengan masa suatu peristiwa sejarah terjadi atau kapan terjadinya peristiwa sejarah. Waktu ini terdiri dari masa lalu, masa kini, dan masa depan.
Contoh tentang ketiga unsur sejarah tersebut adalah peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang terjadi pada hari Jumat, 17 Agustus 1945, Jakarta Pusat. Pada saat itu Soekarno membacakan naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
Jadi, kaitan antara manusia dengan sejarah adalah manusia yang menciptakan sejarah dan manusia juga sebagai aktor utama dalam sejarah. Sejarah tidak ada jika tidak ada manusia. (KRIS)
