Konten dari Pengguna

Penjelasan tentang Mobilitas Sosial dan Bentuk-bentuknya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Apa yang Dimaksud dengan Mobilitas Sosial. Sumber: Pexels/Paweł
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apa yang Dimaksud dengan Mobilitas Sosial. Sumber: Pexels/Paweł

Dalam kehidupan bermasyarakat akan terjadi perubahan atau perpindahan strata sosial. Perpindahan atau mobilitas tersebut adalah hal yang wajar terjadi. Apa yang dimaksud dengan mobilitas sosial?

Istilah tersebut secara sederhana artinya adalah perpindahan status sosial seorang individu atau kelompok secara vertikal maupun horizontal. Mobilitas sosia ini akan dipelajari lebih lanjut dalam pelajaran Sosiologi.

Mengetahui Apa yang Dimaksud dengan Mobilitas Sosial

Ilustrasi Apa yang Dimaksud dengan Mobilitas Sosial. Sumber: Pexels/Darya Sannikova

Apa yang dimaksud dengan mobilitas sosial? Dikutip dari buku Modul Ilmu Pengetahuan Sosial Edisi PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) Pada Masa Pandemi Covid-19 untuk SMP Kelas VIII, Kurniawati dan Setiawan (2020), mobilitas sosial adalah perpindahan posisi seseorang atau sekelompok orang dari lapisan yang satu ke lapisan yang lain.

Mobilitas sosial ini akan mengangkut tentang tiga hal pokok sebagai berikut:

  • Mobilitas sosial dialami oleh individu maupun kelompok.

  • Perubahan kelas sosial dapat terjadi ke atas atau ke bawah.

  • Memperoleh kelas sosial yang baru di masyarakat.

Bentuk-Bentuk Mobilitas Sosial

Ilustrasi Apa yang Dimaksud dengan Mobilitas Sosial. Sumber: Pexels/Michael Erhardsson

Ada banyak bentuk-bentuk mobilitas sosial. Berikut beberapa mobilitas sosial yang kerap terjadi di dalam tatanan kehidupan bermasyarakat.

1. Mobilitas Sosial Horizontal

Mobilitas sosial horizontal dapat diartikan sebagai perubahan individu atau kelompok menuju kelompok sosial lain yang sederajat. Pada mobilitas sosial horizontal dapat terjadi beberapa hal sebagai berikut.

  • Status Sosial

    Mobilitas sosial horizontal ini erat kaitannya dengan tingkatan atau status sosial seorang individu. Contohnya adalah kepala sekolah SMA X Kota B dipindah tugas menjadi kepala sekolah SMA XI Kota C.

  • Wilayah

    Mobilitas sosial horizontal dapat terjadi dalam hal sekecil apapun. Perpindahan wilayah atau tempat melakukan kegiatan juga termasuk ke dalam mobilitas sosial horizontal.

2. Mobilitas Sosial Vertikal

Mobilitas sosial vertikal artinya adalah perpindahan tingkat individu atau kelompok menuju kedudukan sosial yang lebih tinggi atau rendah. Faktor terjadinya mobilitas sosial ini antara lain.

  • Kekayaan

    Kekayaan merupakan salah satu faktor mobilitas sosial vertikal. Faktor ini dapat membuat seorang individu lebih kaya maupun lebih miskin.

  • Kekuasaan

    Kekuasaan juga merupakan faktor terjadi mobilitas sosial vertikal. Seorang individu yang memiliki kekuasaan cenderung lebih mudah untuk naik jabatan dan mobilitas sosial dapat meningkat. Sebaliknya, jika tidak memiliki kekuasaan maka akan mengalami mobilitas sosial ke bawah.

  • Pendidikan

    Pendidikan dapat menjadi faktor mobilitas sosial vertikal. Seseorang dengan pendidikan formal cenderung mengalami mobilitas sosial vertikal ke atas, terutama ketika mendapatkan pekerjaan di tempat yang bagus.

3. Mobilitas Sosial Antargenerasi dan Intragenerasi

Mobilitas sosial antargenerasi ditandai dengan perkembangan taraf hidup di kehidupan keluarga secara meningkat maupun menurun. Sementara mobilitas sosial intragenerasi adalah perpindahan status seorang individu dalam generasi yang sama.

Baca juga: Perbedaan Mobilitas Vertikal dan Mobilitas Horizontal dalam Status Sosial

Apa yang dimaksud dengan mobilitas sosial? Mobilitas sosial adalah perpindahan dari suatu kedudukan sosial ke kedudukan sosial lainnya. Semoga dapat menambah wawasan seputar materi pelajaran Sosiologi ya. (FAR)