Konten dari Pengguna

Penjelasan tentang Sejarah sebagai Peristiwa

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sejarah sebagai peristiwa juga disebut sejarah serba objektif. Sumber: Pexels.com/Iain
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sejarah sebagai peristiwa juga disebut sejarah serba objektif. Sumber: Pexels.com/Iain

Sejarah merupakan sebuah kata yang sering kali digunakan ketika membahas tentang masa lampau, asal-usul, dan setiap momen pada masa lalu. Sejarah pun memiliki beragam sebutan, tergantung sebagai apa. Salah satunya adalah sebutan sejarah sebagai peristiwa. Sejarah sebagai peristiwa juga disebut sejarah serba objektif. Simak ulasannya di bawah ini.

Dua Aspek dalam Sejarah

Sejarah dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memiliki tiga makna.

Arti sejarah menurut KBBI, yaitu:

  • Asal-usul (keturunan) silsilah.

  • Kejadian dan peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau; riwayat; tambo.

  • Pengetahuan atau uraian tentang peristiwa dan kejadian yang benar-benar terjadi dalam masa lampau; ilmu sejarah.

Berdasarkan pengertian menurut KBBI tersebut, cukup jelas bahwa sejarah memang merupakan uraian peristiwa atau kejadian yang terjadi pada masa lampau. Oleh sebab itu, tak heran bila kebanyakan dari kita menganggap sejarah merupakan pengetahuan, seperti pengetahuan tentang proses perjuangan rakyat Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan negara ini.

Ketika berbicara sejarah, Anda tentu setuju bahwa sejarah merupakan peristiwa masa lampau. Namun, faktanya sejarah memiliki dua aspek. Dua aspek tersebut adalah sejarah sebagai peristiwa dan sejarah sebagai kisah.

Apa maksud dari keduanya? Sejarah sebagai kisah adalah peristiwa masa lampau yang dihadirkan kembali, sedangkan sejarah sebagai peristiwa adalah kenyataan. Mengutip dari sejarah.upi.edu, Ismaun (1993: 279) mengungkapkan bahwa sejarah sebagai peristiwa juga disebut sejarah sebagai kenyataan dan sejarah sebagai objektif.

Ilustasi sejarah sebagai peristiwa juga disebut sejarah serba objektif. Sumber: Pexels.com/Miguel Á. Padriñán

Sumardianta, dkk. dalam bukunya yang berjudul Sejarah untuk SMA/MA Kelas X menjelaskan lebih lanjut bahwa peristiwa adalah sebuah aktivitas yang telah atau pernah terjadi yang bersifat lampau. Peristiwa merupakan hal penting dalam pembahasan sejarah.

Perkembangan peristiwa inilah yang kemudian dipelajari dalam sejarah mulai dari sebab sampai dengan akibat peristiwa tersebut. Namun, tidak semua peristiwa dapat dikategorikan sebagai sejarah. Peristiwa yang dapat dikategorikan sebagai sejarah adalah peristiwa yang memiliki kaitan atau relasi dengan kehidupan manusia dan perkembangan sosialnya.

Sudah cukup jelas tentang sejarah sebagai peristiwa, ya? Sekian dulu uraian kali ini dan sampai jumpa lagi. (AA)