Konten dari Pengguna

Penulisan Akta atau Akte yang Benar dalam Bahasa Indonesia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Akta atau Akte. Sumber: Unsplash/Lewis Keegan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Akta atau Akte. Sumber: Unsplash/Lewis Keegan

Penulisan kata dalam bahasa Indonesia sering kali membuat beberapa orang mengalami kebingungan, contohnya akta atau akte. Banyak pengguna bahasa Indonesia menyebutkan kata ‘akte’, tetapi ada pula yang menyebutnya sebagai ‘akta’.

Kondisi seperti itu umum terjadi karena beberapa kata dalam bahasa Indonesia mempunyai tren pengucapan dan penulisan yang berbeda. Selain akta dan akte, ada pula kata atlet, apotek, dan hipotek yang memiliki kerancuan dalam penulisan.

Akta atau Akte, Apa Penulisan yang Benar?

Ilustrasi Akta atau Akte. Sumber: Unsplash/Scott Graham

Akta dan akte merupakan dua kata serupa yang membuat banyak pengguna bahasa Indonesia merasa bingung. Kebingungan tersebut terjadi karena pengguna bahasa Indonesia tidak yakin tentang kata yang benar di antara akta atau akte.

Penulisan yang benar menurut bahasa Indonesia adalah akta. Namun, banyaknya orang yang melafalkan dengan bunyi ‘akte’ menimbulkan kerancuan terhadap kata tersebut.

Landasan tentang kebenaran penulisan ‘akta’ dapat terlihat dari keberadaannya dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Dikutip dari laman KBBI VI Daring, kbbi.kemdikbud.go.id, akte adalah bentuk tidak baku dari akta.

Kata Baku dalam Bahasa Indonesia

Ilustrasi Akta atau Akte. Sumber: Unsplash/Milos Lopusina

Akta merupakan kata baku dalam bahasa Indonesia karena tercantum dalam KBBI. Setiap kata baku memang selalu terdapat dalam KBBI.

Dikutip dari buku Be Smart Bahasa Indonesia untuk Kelas VIII SMP/MTs, Kusmayadi, dkk. (2008: 69), definisi kata baku adalah kata yang cara pengucapannya atau penulisannya sesuai dengan kaidah-kaidah standar atau kaidah yang telah dibakukan.

Namun, kebiasaan melafalkan kata yang salah membuat banyak pengguna bahasa Indonesia juga kerap salah dalam menulis kata. Berikut adalah beberapa daftar kata baku yang dapat meminimalkan kesalahan dalam penulisan kata bahasa Indonesia.

  1. Kata baku adalah analisis, bukan analisa.

  2. Kata baku adalah apotek, bukan apotik.

  3. Kata baku adalah apotek, bukan apotik.

  4. Kata baku adalah atlet, bukan atlit.

  5. Kata baku adalah hipotek, bukan hipotik.

  6. Kata baku adalah majelis, bukan majlis.

  7. Kata baku adalah pampat, bukan mampat atau mampet.

  8. Kata baku adalah realitas, bukan realita.

Baca juga: Nasehat atau Nasihat Penulisan yang Benar sesuai KBBI? Ini Jawabannya

Jadi, penulisan yang tepat antara akta atau akte adalah akta. Cara mengetahui kata tersebut baku atau tidak adalah mengecek keberadaannya dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. (AA)