Penulisan Angka Romawi 2000 yang Benar dalam Matematika

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam matematika konvensional, selain angka latin yang biasa kita gunakan sehari-hari, terdapat juga angka Romawi yang biarpun sudah dianggap kuno namun masih sering digunakan untuk berbagai keperluan. Konon, sebelum ada sistem perhitungan universal seperti sekarang, setiap kebudayaan memiliki sistem numerikalnya masing-masing. Karena bangsa Romawi merupakan salah satu bangsa yang cukup berkuasa di masanya, angka Romawi pun akhirnya tersebar luas di dataran Eropa dan sekitarnya. Dewasa ini, angka Romawi hanya digunakan untuk angka dalam jam, nomor jalan, penomoran halaman buku, dan keperluan-keperluan simbolis lainnya. Hal ini menyebabkan penulisan angka Romawi untuk nilai yang besar tak lagi lazim diketahui. Lalu bagaimanakah penulisan angka Romawi 2000 yang benar? Ini dia ulasannya.
Penulisan Angka Romawi dalam Matematika
Mengutip dari buku Matematika 4 untuk Tingkat SD/MI karya Dian Amalia dan Iman Wahyudi (2019:88), Dalam sistem numerikal Romawi, hanya dikenal bilangan asli. Bilangan tersebut adalah I, V, X, L, C, D, dan M yang masing-masing melambangkan angka 1, 5, 10, 50, 100, 500, dan 1000. Dalam angka Romawi juga tidak dikenal adanya angka 0, bilangan negatif, maupun nilai desimal dan pecahan.
Terdapat beberapa aturan dalam penulisan suatu bilangan angka Romawi, diantaranya:
Jika angka di sebelah kiri (depan) lebih dari atau sama dengan angka yang di sebelah kanan (belakang), maka artinya bilangan tersebut ditambahkan.
Jika angka di sebelah kiri (depan) kurang dari angka yang si sebelah kanan (belakang), maka bilangan tersebut dikurangkan.
Angka Romawi yang sama hanya bisa diulang sebanyak 3 kali. Khusus untuk V,L, dan D, hanya boleh digunakan satu kali.
Penulisan lambang bilangan Romawi mengikuti aturan nilai tempat ribuan, ratusan, puluhan, dan satuan dengan menuliskan lambang bilangan terbesar lebih dahulu di sebelah kiri.
Pengurangan pada bilangan Romawi hanya boleh satu kali dan hanya boleh dikurangi dengan lambang bilangan yang nilai tempatnya setingkat atau satu tingkat di bawahnya.
Berdasarkan aturan-aturan di atas, maka angka 2000 dapat ditulis dengan angka Romawi sebagai
MM
Demikanlah tadi ulasan singkat mengenai penulisan angka Romawi 2000 yang benar menurut aturan penulisannya. Meskipun angka Romawi sekarang hanya digunakan untuk nilai estetikanya saja, tidak ada salahnya untuk kembali belajar mengenai aturan penulisannya untuk menyegarkan ingatan dan memperluas wawasan.(AGI)
